Story cover for Libra dan Aries by Muhmhdr
Libra dan Aries
  • WpView
    Reads 9,722
  • WpVote
    Votes 367
  • WpPart
    Parts 27
  • WpView
    Reads 9,722
  • WpVote
    Votes 367
  • WpPart
    Parts 27
Ongoing, First published Nov 04, 2018
Catatan, Libra

"Awal dan akhir nggak ada bedanya kok dimana artinya selalu sama, saling tak kenal. Hanya beda rasa pahit atau manis? Tapi, Aku ingin awal yang pahit dan akhir yang manis. Bukan sebaliknya."

"Aku nggak pernah ngerti, kenapa langit biru pada siang hari dan hitam pada malam hari?  Aku hanya ngerti jika rasa ini hanya untukmu bukan orang lain!"

"Musuhku terlalu banyak ada macam macam seperti waktu, jarak, bahkan tata surya, Mungkin mereka cemburu karna aku punya bidadari di balik pelangi." 

"Penasaran? Pasti nggak kan. Aku hanya iseng menuliskan namun serius mengutarakan."

*****

Dia, itu seperti senja hanya bisa dinikmati. Namun, tidak bisa kumiliki.

Dia, itu seperti bulan? Sejuk di pandang dengan berbagai kesederhanaan. 

Dia, itu seperti kopi. Pahit-pahit manis gimana gitu? 

Dan Dia, itu bidadari tanpa sayap.Namun, punya senyuman seindah sinar mentari di pagi hari. 

Dan, Dia itu segalanya.
All Rights Reserved
Sign up to add Libra dan Aries to your library and receive updates
or
#396goodgirl
Content Guidelines
You may also like
About Meet (COMPLETED) by Lutfioktatys
60 parts Complete
Pertemuan bukan awal dari perpisahan, namun kamu saja yang belum mengikhlaskan perpisahan itu. Jangan salahkan pertemuan jika kau kehilangan, karna pertemuan dan perpisahan adalah sebuah takdir, lantas jangan melawan takdir karena sejatinya takdir adalah skenario terbaik yang dibuat oleh tuhan pada kita💚. Mentari, gadis tomboy,gadis pemilik otak konyol,gadis pembenci pertemuan karena ada kisah pahit dimasa lalu yang membuatnya dibenci oleh adik kembarnya bahkan orang tuanya tak menganggap sebagai anaknya. Gadis pemilik senyuman palsu karena ia selalu menyembunyikan segala kesedihan agar tidak dianggap lemah oleh orang-orang terdekatnya. Dan dia nyaris orang-orang tidak pernah melihatnya menangis, karena ia hanya bisa menangis jika dia benar-benar sendiri atau ia hanya menunjukan tangisannya pada orang yang ia percayai. ------------------------------------------------------ Surya, pemuda tampan,playboy,anggota geng motor,hobby balap liar, ingin sekali memiliki hati seorang gadis cantik di kelasnya, gadis tomboy yang memiliki otak setengah waras seperti dirinya. Tapi ternyata hati gadis itu susah sekali untuk dimiliki. Akankah Surya bisa menaklukan hati gadis itu? ------------------------------------------------------ "Harusnya gue ngak percaya sama kata-kata manis dia tentang pertemuan itu." "Harusnya gue ngak ngedengirin saran konyol dari mulut lo itu, kalo gue ngak ngedengerin itu, mungkin gue ngak jatuh cinta sama dia." ----------------------------------------------------- "Yakin lo mau memilih adik kelas itu?" "Iya, gue lebih tertarik dengan dia." "Gak nyesel, katanya dapatin hati doi susah, kalo susah tapi udah lo dapetin, kenapa lo sia-siain?" Dia diam tak bergeming mendengar ucapan temannya. "Ingat, karma is real!" Selamat membaca karya saya tentang Mentari dan Surya ---------------------------------------------------------- Awal puplish Oktober 2018 Target ending Juli 2019 Mohon doa restunya wahai kawan-kawan
Cheerful Girl [ENDING] by RosyPutri4
53 parts Complete
[UDAH ENDING] PART-NYA BANYAK, TAROH AJA DI READING LIST KALIAN PROLOG Alya menghampiri keluarganya yang sudah duduk manis untuk melakukan makan malam. Disana ada mama, papa, serta kakak laki-lakinya. Makan malam sudah terlaksana. Alya pun memberanikan diri memberi selembar surat pada mamanya. "Surat apa ini?" semua mata tertuju pada selembar surat itu. Mamanya pun membacanya dengan seksama. "Surat peringatan?!" tanya mama dengan nada meninggi "Hm" jawab Alya seadanya. Papa dan kakaknya hanya terdiam. "Kamu abis ngapain di sekolah sampe dikasih surat peringatan?" "Cuma bolos pas pelajaran ke kantin. Terus ketauan guru BK ma" ucapnya sedikit takut namun ini adalah hal yang biasa Alya lakukan ketika membolos. Saking seringnya sampai ia diberi surat peringatan. "Astaga. Cuma?! " mamanya masih tak abis pikir dengan anak perempuannya yang satu ini. "Gak papa. Masa SMA gak boleh terlalu polos. Nakal, yang penting masih pintar" papanya berusaha membela Alya. "Papa ini apaan sih? Alya itu perempuan " mamanya masih berargumen. Kakaknya tak menghiraukan adiknya yang sedang diserang. "Tau, tapi apa perempuan gak boleh nakal dan menikmati masa SMA? Alya itu keturunan papa nakalnya. Kalo Bang Rio tuh kaya mama yang kutu buku" Alya terkekeh mendengar pernyataan papanya. "Sip pah. Aku kan cerdas. Senakal apa pun pasti bakal pinter walaupun gak belajar " Alya menunjukan deretan giginya. Kakaknya pun kini berbicara "Awas aja kalo lo ketauan belajar!!" "Oke siapa takut. Abang itu pinter bukan cerdas kaya aku" belanya sendiri. "Apaan sih, bang kamu gak boleh bilang gitu sama adek. Kamu juga dek, kamu harus tetep belajar" mama menengahi adu mulut mereka. Semenjak itu lah Alya semakin menjadi jadi dalam menikmati masa remajanya. Hanya sekedar nakal sebagai siswa. Tak lebih dari itu. Baca kisah selanjutnya!!
Love You KETOS  [Completed] ✔ by RosyPutri4
68 parts Complete
[SUDAH TERBIT] TINGGAL REVISI SINOPSIS : [WARNING : Cerita ini mengandung kehaluan yang sangat tinggi, eh nggak deh. Kawasan dilarang baper] Dalam cerita ini mungkin agak sedikit berbeda dengan cerita bertema ketos lainnya. Jika kebanyakan ketos menjadi idaman, lalu bagaimana dalam cerita ini? Rahesya Adrelina Putri, atau biasa disapa Eccha. Adalah perempuan paling jutek di sekolahnya. Hobinya membaca buku. Disaat anak-anak lain tergila-gila dengan ketua OSIS, berbeda dengannya. Ia sama sekali gak berminat dengan seseorang yang bergelar ketua OSIS. Ilham Aditya Purnama, atau biasa disapa Ilham. Merupakan Ketua OSIS di sekolahnya. Ia dikenal ramah dan aktif dalam setiap kegiatan di sekolah. Dan, (ehem) memiliki wajah yang tampan bak malaikat pastinya. Tak heran jika banyak yang tergila-gila dengannya (Termasuk author sendiri :v) Pertemuan yang tidak disengaja antara Ilham dan Eccha, membuat Ilham langsung jatuh hati dan menjadikan Eccha sebagai target hatinya. Namun, nampaknya Eccha acuh tak acuh dengan perasaan Ilham. Malah jatuhnya ia ilfil dengan Ilham. Kisah cinta mereka begitu rumit. Seperti menyusun ribuan kepingan puzzel. Lelah, marah, sedih, ada rasa ingin menyerah, bahagia, semua bercampur menjadi satu. Rasanya nano-nano :v Akankah kedua kubu berbeda sifat ini dapat bersatu? Apakah Ilham akan berhasil mendapatkan Eccha, atau menyerah karena sikap juteknya Eccha yang ngalahin Mak Lampir? Atau Apakah Eccha akan segera luluh dengan ketampanan Ilham, atau malah semakin jijik dan ilfil dengan sikap Ilham? [Maaf nih, sinopsisnya emang mainstream banget. Tapi kalo baca ceritanya sampe selesai, jangan bilang gak baper. Awas aja kalo dah baca sampe selesai terus ngehujat kami sebagai penulis karena kebaperan anda!!]
You may also like
Slide 1 of 10
Inersia cover
SUARA BIA (TAMAT) cover
About Meet (COMPLETED) cover
ADEUS  cover
ALASKA ✔ [SUDAH TERBIT] cover
Senja dan Langitnya cover
Cheerful Girl [ENDING] cover
Love You KETOS  [Completed] ✔ cover
Filantropi [SELESAI] cover
SyasaGlean (END) cover

Inersia

23 parts Complete

Awalnya tidak ada yang salah dengan Risyafa Airen. Seorang murid perempuan tingkat akhir di sekolah menengah atas. Eh, ada yang aneh satu hal. Perempuan ini hobi membolos. Sekolah udah seperti punya Ayahnya aja! Satu kejadian di kelas membuat Revanza mau tidak mau berhubungan dengan Risya, karena Revan menyenggol teman seperjuangannya Risya. Berawal dari kejadian itu, tanpa disadari "tidak ada yang salah" dengan Risya ternyata hanya luarnya saja. Revan tidak tau bagaimana Risya menghadapi semuanya. Menghadapi rentetan kejadian yang meremukkan hati, mematahkan harapan dan menghancurkan hidup seolah tidak berujung. "Karena pada dasarnya manusia cuma pengen dihargai dan didengarkan. Itu semua udah cukup untuk menenangkan diri, kalau abis ini: semuanya bakal baik-baik aja. Emang sih cuma kata-kata dan kedengeran bullshit. Tapi, kata-kata ini yang bikin orang jadi semangat untuk lanjutin hidup, bahkan ketika dunia menyuruhnya untuk menyerah."