My Sweet Husband

My Sweet Husband

  • WpView
    Reads 23,968
  • WpVote
    Votes 701
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 16, 2019
"Mama... kalau mau tolong orang itu memang gak ada yang larang. Tapi dikira-kira dong, masa Qisya disuruh jadi pembantu sih. Mama tau sendiri Sya goreng telur pun gak bisa." - Qisya Iris Rela dalam paksa, Qisya mengikuti permintaan mamanya. Menjadi pembantu dirumah teman mamanya. Dua bulan, namun cukup untuk mengubah kehidupannya, ketika dia terpaksa menjadi istri sekaligus seorang ibu dalam usianya yang terbilang muda, 22 tahun. Marah, benci, tidak bisa menerima kenyataan. Cukup membayangkan perasaanya Qisya sehingga hampir saja Izz Haikal ditendang pada malam perkawinan mereka. Tapi, berbeda dengan penerima Izz Haikal, yang tenang dan menerima semuanya. "Kenapa cincinnya ada disini?" - Izz Haikal "Kenapa ada disini? Ya karena gak didalam kotak lah" - Qisya "Salah. Cincin ini ada disini karena sudah menemukan pemiliknya" - Izz Haikal Cincin terpasang dijari Qisya menandakan kemauan Qisya untuk terus hidup bersama Izz. Hari demi hari berlalu, cukup untuk Izz melunakkan hati Qisya. Menuruti kepala istrinya yang masih remaja itu. Baik, penyayang, penyabar, dan romantis. Pendek kata Izz sangat sempurna dimata Qisya. Kalau boleh dia menceritakan ke semua orang, rasanya ingin dibukukan saja, dengan judul "My Sweet Husband." Dan Qisya tahu satu rahasia besar! Rahasia yang membuat air matanya tidak berhenti untuk mengalir. Rahasia yang membuat Qisya mau mencium tangan Izz untuk meminta maaf. Membuat dia mau memeluk erat-erat sebagai tanda terima kasih. Sesungguhnya Izz tahu segalanya.
All Rights Reserved
#1
qisya
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Disguise... [END]
  • Bad Papa
  • Antariksa yang kelabu
  • Maaf' (Revisi)
  • Love Letters [END]
  • Cahaya cinta Terakhir [On Going]
  • Ikhtiar Cinta Bersamamu [END/SUDAH TERBIT]
  • ABOUT YOU AND ME (END)
  • SHADOW ( Selesai)

[Cerita kedua yang Saki buat di Wattpad, tahun 2014, masih sangat belajar waktu itu. Maka dari itu maaf kalau alay dan gaje. Manusia hidup nggak langsung dewasa, kan?] 😂😂😂 "Jangan sampai lo jatuh cinta sama gue." Zia menoleh tidak percaya, menghadap Ardi yang kini asik duduk santai di tempat tidurnya. "Hah! Tenang saja! Gue nggak akan jatuh cinta sama lo, kok! Idih kepedean banget sih jadi orang?" Cibir Zia kesal. Kok bisa-bisanya ada mahluk sepercaya diri itu. "Bukan gitu, makanya kalau orang lagi ngomong dengerin dulu sampe selesai. Maksud gue, gue nggak akan bilang hal kayak yang tadi gue bilang itu. Gue nggak bakal ngelarang lo jatuh cinta sama gue. Ya secara gitu banyak cewek di luar sana yang ngelihat gue aja mereka langsung jatuh cinta. Masa iya gue ngelarang istri gue sendiri jatuh cinta sama gue, ya nggak? Jadi kalau lo cinta sama gue duluan bilang aja, mungkin bakal gue pertimbangkan..." Timpal pria itu tanpa beban. Reaksi Zia? Jangan ditanya, gadis itu sudah memutar bola mata malas dan hampir muntah karena muak mendengarnya. Ya Tuhanku... boleh nggak sih Zia lempar sisir yang ada di tangannya itu ke mulut lawan bicaranya? Kok ada sih spesies macam ini, jadi suami Zia pula. Entah harus punya kesabaran sampe mana untuk menghadapi mahluk macam dia. Cerita lengkap bisa dibaca di applikasi KUBACA, bisa cari akun sa_saki di sana. Thank you :D Published Januari 2014

More details
WpActionLinkContent Guidelines