Peluk Semesta

Peluk Semesta

  • WpView
    Leituras 1,422
  • WpVote
    Votos 146
  • WpPart
    Capítulos 3
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização seg, mai 22, 2023
"Ray, ada hari dimana aku ingin hilang berdua bersama mu." ucap Ana dengan mengepal segumpal tanah yang baru saja basah oleh air matanya sendiri. Kehilangan mu membuat Ana juga ingin hilang dari tidak adilnya semesta, merepotkan sekali untuk menangis setiap hari hanya karena perihal rindu. Rindu yang tak akan pernah ada temu, perihal yang sia-sia selalu harus Ana lakukan setiap harinya. Sampai Ana bertemu seseorang yang menemaninya menangis setiap hari karena merindukan Ray. "Dik, semoga bahagia mu melebihi bahagia ku." Manusia sempurna setelah Ray, terimakasih.
Todos os Direitos Reservados
#126
ketulusan
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Raina Maramitha
  • Meeting First Love
  • langit biru
  • ZIVANA(ON GOING)√
  • Maaf' (Revisi)
  • Promise
  • OUR STORY (ZLS)
  • SINGKAT
  • JUNGKIR BALIK DUNIA ANDARA
  • Alena Story (END)

~Raina Maramitha~ Baginya hidup ini benar-benar rumit, perihal perasaan yang membelenggu membuatnya seolah berada pada kepalsuan hidup. Ia tertawa, tapi tak pernah benar-benar bahagia. Ia tersenyum, tapi tak pernah benar-benar merasa baik-baik saja. "Seperti apa sebenarnya definisi kebahagiaan itu?" Ada ruang dihatinya yang terasa hampa. Ada ruang dihatinya yang terasa perih, Ada kenyataan hidup yang tak bisa diterima olehnya. Ia hanya ingin benar-benar merasa bahagia. Tidak ada rasa sakit, ketika menerima kenyataan hidup. Tidak ada rasa hampa ketika tertawa, Tidak ada rasa perih ketika tersenyum. Ia menginginkan kedamaian hati itu. Kedamaian yang membawanya pada kebahagiaan sejati. Akankah dirinya dapat merasakannya? Akankah dirinya bisa berdamai dengan keadaan? Akankah dirinya dapat menemukan kedamaian dan kebahagiaan sejati? ** [Blurb] "Lo tahu, Lo orang paling jahat yang pernah gue temui," sarkas seorang pria berhoodie hitam. Raina terdiam air matanya mengalir deras di pipinya. "Demi kebahagiaan Lo sendiri, Lo tega hancurin kebahagiaan keluarga lain, hah?" sinis pria tersebut. Risa menggeleng dengan air mata yng terus mengalir. "LO MUNAFIK RAINA!" Raina jatuh tersungkur. Badannya meluruh. Hatinya terasa remuk. Semua terasa berhenti baginya. Tubuhnya melemas. Ucapan pria tersebut seolah membuat Raina hilang dari dunia ini. #Catatan: Hanya fiksi belaka #cover by Lela ig : lelasyn_

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo