Enigma
  • WpView
    Reads 59
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Feb 5, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Katanya, usaha tak pernah mengkhianati hasil. Katanya, setiap keberhasilan pasti melewati proses panjang. Katanya, pencapaian itu tak ada yang instant. Katanya, kesuksesan itu tak tampak dalam sekejap mata. Semua hanya karena 'katanya'. Kata dia, kata mereka. Sebab karena "katanya" juga, Albina tak percaya bahwa sesulit apa pun langkah yang ia tapaki, sesukar apa jalan yang ia lewati, seterjal apa jejak yang ia tandai, akan berakhir dengan keberhasilan dan pencapaian yang luar biasa. Karena yang Albina tahu, "sesuatu yang akan indah pada waktunya" adalah sekadar kata bualan semata. Karena yang Albina tahu, semesta tak pernah menyetujui kehendaknya. Semesta tak pernah mendengar keinginannya. Dan semesta sepertinya sedang senang dan berbangga hati ketika yang ia dapatkan lagi dan lagi adalah kegagalan. Bahkan ketika satu-satunya harapan terakhirnya yang ingin Albina wujudkan dalam bentuk penebus kesalahan pun berujung dengan penambah kekecewaan. Sebab yang Albina tahu juga, tak akan pernah ada yang namanya kesempatan. Semuanya usai. Berhenti di satu titik. Tak ada secercah harapan. Yang ada hanyalah, Albina yang diam-diam memendam sakit hatinya atas yang ia dapatkan.
All Rights Reserved
#494
top
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Behind The Smile
  • 𝐎𝐀𝐒𝐈𝐒 𝐌𝐄𝐍𝐆𝐈𝐊𝐈𝐒?
  • The Happiness Home ( Hiatus:)
  • ARNWOLF (END)
  • Jodoh Untuk Adel (END)✅
  • ALGENTA
  • JAM 3 SORE
  • Fractured Cheerfulness (On Going)
  • Rainangkasa #2 [END]
  • The Dark Side(END)

Ini tentang Shaila, yang mengalami gangguan kesehatan mental dan berulang kali mencoba bunuh diri. Shaila suka membuat onar, melemparkan kalimat menyakitkan, lalu bersikap seolah tak ingat apa-apa. Hingga suatu hari ia mengalami teror mengerikan dan sejak saat itu kenangan buruk di masa lalunya terus berputar seperti kaset rusak. Kenali juga, Caramel, yang selalu disalahkan dan dibandingkan. Diam-diam Caramel gemar merokok bahkan mengonsumsi alkohol. Diam-diam juga, Caramel sangat takut pada keramaian. Kalian pun akan bertemu Fathia, yang selalu mengenakan masker karena rasa tak percaya diri dengan wajahnya yang berjerawat. Sering mencintai dengan tulus, tapi tak pernah dicintai kembali dengan tulus. Terakhir, Eveline, yang selalu dijadikan bahan lelucon karena tubuhnya besar. Hingga jatuh hati pada seorang lelaki dingin dan penggila game membuat Eveline bertekad untuk merubah dirinya. Setiap orang memiliki rahasia yang tak boleh diketahui dunia, kenangan buruk yang tak mau diingat dan rasa sakit yang tak bisa dijelaskan dengan kata-kata. Jadi ... topeng apa yang mereka gunakan untuk menutupi masalah? Jika topeng itu hancur, mana yang mereka pilih; menyatukan kembali puing-puing topeng dan tak memberi jeda untuk menangis atau menyerah karena kalah dalam kepura-puraan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines