Story cover for Enigma by aksarahampa
Enigma
  • WpView
    LECTURAS 58
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 3
  • WpView
    LECTURAS 58
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 3
Continúa, Has publicado nov 04, 2018
Katanya, usaha tak pernah mengkhianati hasil. Katanya, setiap keberhasilan pasti melewati proses panjang. Katanya, pencapaian itu tak ada yang instant. Katanya, kesuksesan itu tak tampak dalam sekejap mata. Semua hanya karena 'katanya'. Kata dia, kata mereka.

Sebab karena "katanya" juga, Albina tak percaya bahwa sesulit apa pun langkah yang ia tapaki, sesukar apa jalan yang ia lewati, seterjal apa jejak yang ia tandai, akan berakhir dengan keberhasilan dan pencapaian yang luar biasa.

Karena yang Albina tahu, "sesuatu yang akan indah pada waktunya" adalah sekadar kata bualan semata. Karena yang Albina tahu, semesta tak pernah menyetujui kehendaknya. Semesta tak pernah mendengar keinginannya. Dan semesta sepertinya sedang senang dan berbangga hati ketika yang ia dapatkan lagi dan lagi adalah kegagalan. Bahkan ketika satu-satunya harapan terakhirnya yang ingin Albina wujudkan dalam bentuk penebus kesalahan pun berujung dengan penambah kekecewaan.

Sebab yang Albina tahu juga, tak akan pernah ada yang namanya kesempatan. Semuanya usai. Berhenti di satu titik. Tak ada secercah harapan. Yang ada hanyalah, Albina yang diam-diam memendam sakit hatinya atas yang ia dapatkan.
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Enigma a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#192top
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
RINDU DI PENGHUJUNG SENJA de IrmaIndira910
5 partes Concluida
"Aku tidak tahu jika merinduimu akan semenyakitkan ini dan aku akan seterluka ini. Seharusnya aku berada pada batasanku dan tidak memberikan ruang yang lebih untukmu hingga aku lupa bagaimana caranya mengendalikan diri, seharusnya aku hanya perlu menikmati tanpa harus mengharap lebih" -Callista Olivia- "Rasanya aku membenci diriku,dan seharusnya aku mengatakan I Love You lebih cepat kepadamu dan tidak terkekang dimasa lalu yang seharusnya hanya menjadi kisah usang tak pantas di kenang di masa depan, aku kehilangan jejakmu dan tidak melihat bayangmu di sepanjang senja sore itu aku benar-benar merinduimu Cal, kemana aku harus mencari bayang senjamu sedang kamu hilang tertelan waktu, mengecewai segala keputusanku" - Saka Mahadewa Caraen- Berkisah tentang pemuda blasteran bernama Saka yang memutuskan meninggalkan Berlin menuju Jakarta ke negara ibunya demi melanjutkan hidupnya yang porak poranda karena Celine kekasihnya memutuskan pergi meninggalkannya demi laki-laki yang dianggap dewasa hingga di sekolah barunya dia bertemu gadis yang menarik perhatiannya,gadis yang membuat hatinya menghangat setelah penghianatan Celine, namanya Cally gadis cantik yang tidak suka berbasa basi,penyuka senja dan novel romansa apapun tentangnya membuat senyum di bibir Saka merekah tanpa di minta. Namun sayangnya gadis ini tidak mudah diraihnya dan selalu tercipta jarak meski dirasa sangat dekat. Bagaimanakah kisah mereka saat keduanya menyadari bahwa kedekatan mereka tidak hanya sebagai teman biasa namun ternyata perasaan mereka menguat dan tumbuh secara alami ? Apakah mereka akan bersatu dan saling mengungkapkan perasaan masing-masing? Saat semuanya menjadi dekat kesalahpahaman semakin menepis kedekatan mereka dan Celine tiba-tiba memaksa masuk ke kehidupan Saka lagi ? RINDU DI PENGHUJUNG SENJA, Kisah tentang mereka yang saling jatuh cinta.
Rainangkasa #2 [END] de AmandaPutri685
38 partes Concluida
Hujan memang diciptakan untuk dijatuhkan. Semau dan semampu apapun hujan bertahan, tetap saja jatuh ialah keharusan. Semesta tak kenal kasih. Semesta tak pernah memilih. Jika sebuah hati berpaling, itu bukan salah semesta. Jika pada akhirnya harus mengenal perpisahan, itu juga bukan salah semesta. Salah seseorang yang tak bisa menjaga, salah seseorang yang hanya memberi kecewa. Hujan tak pernah menuntut perlakuan istimewa, namun bukan berarti dirinya diabaikan. ***** "Sa, aku cuma bantu kamu buat bebas. Biar kamu gak lagi sembunyi-sembunyi jalan sama cewek mana pun. Ini satu-satunya cara yang terbaik buat aku dan juga kamu." "Ra... " suara Angkasa berubah parau. Gerimis yang jatuh seakan menusuk seluruh tubuh Angkasa membuatnya merasa kesakitan, terutama hatinya. Namun di sini bukan hanya Angkasa yang merasa sakit, tapi Raina juga. Perempuan itu jauh lebih sakit. "Gue janji, Ra. Gue janji bakal berubah. Kasih gue satu kesempatan lagi." pintanya. Raina menggeleng seraya menarik lengannya. Kemudian, ia beranjak bangun. Disusul oleh Angkasa. Kini keduanya saling berhadapan dengan keadaan basah kuyup. "Aku harap suatu saat kamu temuin perempuan yang bisa bikin kamu bahagia, Sa." ***** Hubungan mereka berada di ambang perpisahan ketika perlahan-perlahan seseorang mengusik hati masing-masing. Ketika kisahnya tak lagi tentang dua orang yang jatuh cinta, tapi tentang dua orang yang sama-sama terluka, sama-sama mencoba bertahan, dan sama-sama melepaskan. Hujan sudah cukup sabar selama ini. Lantas, apakah masih ada kesempatan untuk merekatkan kembali yang retak? Mengembalikan kepercayaan yang dipatahkan?
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
Awan Abu-Abu [END] cover
Behind The Smile cover
Don't Be Angry cover
Ananta Bandhana cover
The Happiness Home ( Hiatus:) cover
RINDU DI PENGHUJUNG SENJA cover
Rainangkasa #2 [END] cover
The Dark Side(END) cover
ARNWOLF (END) cover
The Other Side  cover

Awan Abu-Abu [END]

29 partes Concluida

Sinar rembulan memang lebih indah daripada harta yang gemilang. Uang memang bisa membeli apa yang diinginkan. Akan tetapi, uang tidak bisa membeli kebahagiaan. Jalan halus yang penuh dengan gelombang, terus dilewati meski ada rasa bimbang. Akankah matahari memancarkan cahaya kehangatannya? Akankah bulan bersinar menerangi gelapnya dunia? Akankah bintang-bintang bermunculan menemani kegelapan di atas keheningan yang ada? Atau hanya awan hitam yang menghampiri, tanpa adanya seseorang yang menemani? "Dulu ... kita pernah sedekat amplop dan perangko, semesra pena dan kertas. Namun kini, 'tak jauh berbeda dengan bulan dan bintang. Terlihat berdekatan, namun 'tak dapat bersatu." - Georgino Arkana Putra "Lo bilang senja itu hal yang paling indah. Nyatanya dia malah menjadi saksi dari akhir kisah kita." - Neyara Abigail Gueni