Story cover for Badmeandone! by habluesy
Badmeandone!
  • WpView
    Membaca 515
  • WpVote
    Vote 102
  • WpPart
    Bab 12
  • WpView
    Membaca 515
  • WpVote
    Vote 102
  • WpPart
    Bab 12
Bersambung, Awal publikasi Nov 05, 2018
Dumai adalah gadis biasa, yang lebih tahu berapa skor yang didapatkan para pemain bulu tangkis di segala turnamen daripada jadwal update film romansa terbaru yang akan tayang di bioskop. Dumai menjadikan pebulu tangkis andalannya sebagai junjungan dibanding artis pria terbaru yang dipuji-puji oleh seluruh kaum hawa ibu kota hingga penjuru negeri. 

Bagi Dumai, bulu tangkis adalah jiwanya. Dirinya. Walau Dumai sendiri tidak terlalu apik ketika mencoba memainkan olahraga favoritnya itu.

Apa pun tentang bulu tangkis Dumai  pasti akan suka. Namun, beda ketika sekolahnya menang turnamen bulu tangkis antarsekolah dan mengeluarkan Digdaya sebagai nama pemenang. Satu sisi Dumai bangga, tetapi di sisi lain Dumai sangat enggan mengaku bahwa Digdaya adalah yang terhebat.

Karena untuk Dumai tiada celah untuk Digdaya terlihat se'hebat' itu di matanya.

[]

cover by canva and edited by me.
copyright2018.
Update : satu minggu sekali.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Daftar untuk menambahkan Badmeandone! ke perpustakaan kamu dan menerima pembaruan
atau
#128badminton
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 9
KEVIN || About Badminton Athletes cover
Destiny cover
Sweet Couple [On Going] cover
ALTEZZA [END] cover
Athlete [Rian Ardianto] cover
Badminton cover
My antagonistic side cover
ALGREY 'INSIDEN' cover
Rahasia Kita [SELESAI] cover

KEVIN || About Badminton Athletes

36 bab Lengkap

Kevin Sanjaya, rank 1 atlet bulu tangkis dunia serta pemain terbaik dunia BWF World Tour itu kini harus harus menelan takdir pahitnya di 2021. Kekalahannya atas Malaysia di Olimpyc Tokyo 2020, membuatnya begitu tertekan dan memutuskan untuk menjauhkan diri dari awak media. Menenangkan diri adalah pilihannya. Cowok berdarah kelahiran Banyuwangi itu akhirnya memutuskan kembali pulang untuk sejenak beristirahat dari situasi ini. Sekejap ia melupakan kekecewaannya yang sudah gagal membawa nama baik Indonesia. Namun, seiring berjalannya waktu, ada dua hal yang tiba-tiba menghantui pikirannya. Jatuh hati, sedangkan ia sudah berjanji untuk tidak berpacaran sebelum mendapatkan Gold Medals untuk sang Negeri. "Disaat terjebak antara asmara dan Indonesia." ---- [Terinspirasi dari perjuangan perwakilan Indonesia dalam Olimpiade Tokyo 2020] Nb : Harap bijak dalam berkomentar. Real pemikiran author, dan tidak boleh disangkut pautkan dengan RL Kevin Sanjaya. Karena cerita ini murni fiksi. Rank: 2 in badminton [15 September 2021] 2 in pbsi [29 Mei 2022] 7 in atlet [30 Juni 2022] 5 in badminton [20 Agustus 2022] 4 in pelatnas [10 Desember 2022]