Kubiarkan Cinta Memelukku

Kubiarkan Cinta Memelukku

  • WpView
    Reads 384
  • WpVote
    Votes 52
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Nov 15, 2018
Aku sudah memulai dari film yang pernah kita kagumi bersama, shampo yang ku pakai lantas membuat tetangga terkagum-kagum, bahkan dengan drama yang ingin ku berikan untuk kamu lihat. Aku menontonnya bersama teman-temanku dilibur semester yang hanya berjarak 6 hari beberapa tahun silam. Kami begadang saat itu. Aku tak begitu memperhatikan filmnya, sih. Ku pikir akan lebih menyenangkan jika mampu berbagi bersamamu. Kamu sedang apa? Ah, mungkin kamu sudah tertidur. Atau bisa jadi belum. Boleh jadi kamu memikirkanku juga. Aku menangis saat itu. Video yang terlihat menyebalkan tiba-tiba terlihat menyedihkan dimataku. Kubenamkan wajah didalam bantal berwarna ungu keabuan yang kupeluk sejak awal. Sesekali mengusap air mata jatuh tanpa sadar, juga bergeser sedikit mundur dari kasur busa tempatku duduk. Aku tak ingin menjadi bahan ejekan kawan-kawan.Sebab mengingatmu tanpa mampu bertukar kabar,maka bukan lagi sekedar gusar. Percayalah! Itu sungguh membuatku terlihat memalukan dengan sedih tak berkesudahan. Dibalik dinding berwarna kuning, juga beberapa nama atas kamar yang ku tempati. Salah satu tempat yang ku sukai ketika ingin sendiri. Disana ada pula halaman dengan beberapa gorong-gorong belum terpasang. Sunset indah seringkali tersenyum disana. Aku ingat, kamu juga menyukai langit. Aku penggemar jingga yang semakin samar. -Aqilah Pratiwi
All Rights Reserved
#203
allah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Beautiful Sunset
  • Aku, Kamu dan Hujan
  • kiara's dream
  • When Love is Breaking
  • PaSuTrik (Pasukan Suami-istri Prik)
  • ANTAGONIS MOTHER || REVISI
  • My Duchess / End
  • My Diary
  • my story

DISCLAIMER! (Cerita ini sudah terbit duluan di KaryaKarsa dengan status COMPLETED dan aku membuat works di sini dalam rangka promosi sahaja. ) Aku pernah jatuh cinta padanya, dulu. Tapi, dia adalah suami dan ayah yang baik. Keluarganya harmonis, kisah cintanya adalah legenda di kalangan mahasiswa. Sosoknya sangat kharismatik, aku bahkan yakin bukan satu - satunya wanita yang mencintainya meski tahu ia adalah pria beristri. Kusimpan perasaanku rapat - rapat, namun sial, Alex mengetahuinya. Bertahun - tahun aku terbelenggu dalam perasaan terlarang dan hanya pada Alex aku berani terang - terangan. Terang - terangan cemburu saat ia memberikan senyum hangat untuk perempuan lain, padahal aku bukan istrinya. terang - terangan ngambek ketika ia tidak peka akan maksudku, padahal memang aku bukan siapa - siapa selain mahasiswanya. Kemudian, kami berpisah. Jalan hidup membuat kami tidak pernah bertemu bahkan sekedar untuk berpapasan di jalan. Waktu pun membuatku beranjak dari perasaan senyap itu, aku berkencan dengan beberapa pria kecuali Alex. Tapi dia selalu jadi orang pertama dan terakhir yang selalu membersamaiku di setiap momen. Entah itu momen saat aku putus, galau bahkan kesepian. Alex selalu ada namun kami tidak bisa bersama. Tuhan memang satu, kami yang tidak sama. Aku menjadikan Alex sahabat terdekat meski tahu perasaannya untukku sangatlah gamblang terlihat. Hingga hidup membuatku harus memutuskan untuk menjauh darinya juga. Di sinilah lucunya, berpisah dengan Alex terasa asing namun aku justru kembali bertemu dengannya. Dia, pria kharismatik yang juga adalah suami dan ayah yang baik. Rasa yang dulu pernah ada itu kembali berdegup untuk nama yang sama. Sial, rupanya selama ini aku tidak pernah melupakannya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines