Jalan Hijrah Fitria

Jalan Hijrah Fitria

  • WpView
    LETTURE 58
  • WpVote
    Voti 2
  • WpPart
    Parti 2
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione mar, nov 6, 2018
Pada malam itu tepat jam 02:30 aku terbangun dari lelapnya tidur ku. Hatiku resah, gelisah, dan dilema yang tak berujung, dan tanpa sengaja aku meneteskan air mata ku. Lalu aku bergegas ke kamar mandi untuk berwudhu dan melakukan shalat Tahajjud. Setelah semua sujud ku selesai aku mulai mengadu kepada sang pemilik hati "Ya Allah. Ada apa dengan hatiku? Mengapa dia begitu menggebu. Ada apa ini sebenarnya ya Allah ..? Ujarku dalam doa. Lalu tibalah pada malam hari, seperti biasa aku melakukan rutinitasku pada malam hari yaitu mengaji. Setelah pengajian selesai aku mulai berbagi isi hati kepada Ustadzah ku. "Ustadzah saya tidak tau kenapa sudah beberapa hari ini hati saya merasakan resah yang tak berkesudahan". Dengan senyum yang manis Ustadzah menjawab "Istikharakh, lalu kembalilah kepada sang pemilik hati".. Lalu tanpa ragu lagi, aku menghela nafasku dan mengucapkan "Bismillahirrahmaniurahim" Aku memantapkan hatiku untuk Berhijrah menuju ke jalan yang lebih baik, jalan yang Allah Ridhai. Dengan hati yang ikhlas aku berserah diri kepada Allah, aku siap kehilangan semuanya demi Allah.. ***''"
Tutti i diritti riservati
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • MengenggamMu Dalam Ketaatan [TAHAP REVISI]
  • Quwwatul Hub
  • Skenario Allah yang Terindah (END)
  • Air Mata Cinta Di Teras Surga ( SELESAI )
  • Sepertiga Malam Tentangnya
  • Annisa Humaira (Telah Terbit)
  • Rumah baru untuk Ibu
  • Kurindu Baginda✔️ [END]
  • Aku, Kamu dan Hujan

CERITA MASIH ACAK2AN;') HARAP MAKLUMI ;) Jika kau ingin mencintaiku, Cintailah Sang Pemilik hati terlebih dahulu agar diridhoi olehNya. -Meira Nurfillah Khoirunnisa Aku percaya padaNya, karena Dialah sang pengenggam hati umatnya. -Muhammad Fatah Alhidayah

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti