Haughty Boy | Oh Sehun

Haughty Boy | Oh Sehun

  • WpView
    Membaca 1,592
  • WpVote
    Vote 556
  • WpPart
    Bab 7
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Feb 8, 2020
Update : Sesuka Hati Punya masalah sama orang sombong? Mampus! Ini kisah Nina, si cewek yatim piatu yang mendapat beasiswa di SMA elite. Padahal ia sama sekali tak mempunyai otak yang memadai. Hari-hari yang dilalui Nina baik-baik saja, sampai ia tak sengaja menendang kerikil dan mengenai mobil seseorang. Si pemilik mobil meminta ganti rugi akan lecet pada mobilnya. Namun, mau bagaimana lagi, Nina hanyalah cewek miskin yang tinggal di panti asuhan, tapi sang pemilik mobil tak mau tahu. "Pokoknya, gue nggak mau tahu!," seru cowok itu, "lo harus ganti rugi, titik! T-I-T-I-K, titik! Paham" lanjutnya. Nina memutuskan akan melakukan apapun kemauan dari si pemilik mobil, lalu dengan entengnya si cowok meminta Nina menjadi babunya. Bagaimanakah kehidupan Nina selanjutnya? Akankah Nina tahan dengan semua sikap semena-mena dari si pemilik mobil?
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#127
bagas
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • DANADYAKSA
  • Arsyilazka
  • JATUH GAK CUMAN SEKALI
  • Awas Jatuh Cinta
  • WHO'S WRONG? [SUDAH TERBIT]
  • ELGA
  • GASA [end]
  • Alexa
  • Secretly Looking at You (END)
  • NEPTUNUS

Danadyaksa adalah laki-laki dengan hidup yang sangat sederhana. Cibiran dan hinaan sering didapatkannya dari teman-teman satu sekolahnya terutama perempuan karena menggunakan sepeda motor beat berwarna hitam setiap berangkat sekolah. Orang tuanya meninggal ketika ia masih duduk di bangku SMP, meninggalkan dua orang adik yang harus Aksa hidupi. Menjadi Ayah, Ibu sekaligus kakak di usianya yang begitu belia bukanlah hal yang mudah. Aksa mulai bekerja semenjak orang tuanya meninggal untuk memenuhi kebutuhannya serta kedua adiknya yang masih kecil. Menjadi kuli bangunan, penjaga toko, pelayan restoran dan berbagai pekerjaan serabutan lainnya Aksa lakukan. Aksa pernah berkata: "Nggak papa gue nggak punya masa depan yang terjamin, tapi adek-adek gue harus punya masa depan. Harus jadi orang besar." Aksa tidak pernah memikirkan perihal cinta. Yang ia pikirkan hanyalah adik-adiknya. Bagaimana masa depan adiknya, bagaimana mendidik adiknya dengan baik dan bagaimana adiknya bisa menikmati hidup seperti anak lainnya yang penuh kebahagiaan dari keluarga. Namun, Aksa mulai tertarik dengan cinta semenjak ia mulai mengenal Alsava. Gadis yang dikenalnya sejak insiden Aksa yang tanpa sengaja menginjak kacamata Alsava. Tapi rasanya sangat tidak mungkin untuk memiliki Alsava yang latar belakang ekonominya sangat jauh beda dengan dirinya. Apakah mereka bisa bersama? Mungkin. Atau justru, tidak akan pernah bersama. ** "Sa, gue boleh suka sama lo, nggak?" "Tunggu gue sukses." ** "Gue kalo mau suka sama Alsava juga harus sadar diri. Gue orang nggak punya. Beda sama dia." ***

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan