Story cover for Juni Bersemi by daniyalalawi
Juni Bersemi
  • WpView
    LECTURES 127
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Chapitres 3
  • WpView
    LECTURES 127
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Chapitres 3
En cours d'écriture, Publié initialement nov. 06, 2018
Dua orang yang sejak kecil sejatinya kerap berdekatan disetiap kesempatan. Namun mereka tidak pernah bertemu, berhadapan, apalagi berbicara secara langsung.
 Hingga datang saat dimana mereka dipertemukan di waktu yang tepat, setelah 15 tahun berdekatan tanpa saling mengenal. Hingga akhirnya mereka sampai pada satu titik dimana mereka memutuskan untuk menjalin sebuah hubungan yang diwarnai dengan berbagai tantangan dan perjuangan yang begitu berkesan bagi mereka. 

Mengapa sebelumnya mereka tidak mengenal satu sama lain? Padahal tempat tinggal mereka saling berdekatan? 

Dimana mereka dipertemukan?

Apa yang membuat mereka bisa saling jatuh cinta?

Baca cerita selengkapnya.
Tous Droits Réservés
Inscrivez-vous pour ajouter Juni Bersemi à votre bibliothèque et recevoir les mises à jour
ou
#133pertemuan
Directives de Contenu
Vous aimerez aussi
BACK TO FRIEND | JUNGHWAN X HAERIN (TAMAT), écrit par kaariinaabluu
31 chapitres Terminé
Bagi banyak orang, Teresa dan Lionel tak lebih dari dua orang asing yang kebetulan duduk di kelas yang sama-tanpa kisah, tanpa kenangan. Tapi di balik diamnya mereka, tersimpan cerita yang pernah begitu hidup di kota kecil jauh dari Jakarta. Dulu, mereka adalah sepasang kekasih yang saling menggenggam erat di Inggris, menjadikan satu sama lain rumah dalam dunia yang asing. Namun, tidak semua kisah indah berakhir bahagia. Sebuah pertengkaran hebat memutuskan benang di antara mereka. Lionel kembali ke Jakarta lebih dulu, meninggalkan Teresa dalam ketidakpastian yang mengikis perlahan. Sejak hari itu, keduanya tak pernah saling mencari, seolah ingin berpura-pura bahwa cinta itu tak pernah ada. Dua tahun berlalu. Takdir mempertemukan mereka kembali-bukan di kedai kopi tempat mereka biasa tertawa, bukan di taman tempat mereka dulu saling menatap, tapi di sekolah yang sama, di kelas yang sama. Kini mereka berdiri di bawah atap yang serupa, namun dengan jarak yang jauh lebih dingin dari sebelumnya. Mereka tidak berbicara. Tidak saling menyapa. Hanya tatapan yang sesekali bertabrakan-penuh amarah yang tertahan, rindu yang tak diakui, dan bayang-bayang masa lalu yang belum benar-benar mati. Mereka mencoba menjadi asing, tapi hati tidak pernah bisa benar-benar lupa. Dan pertanyaannya kini sederhana: apakah kisah ini akan berakhir sebagai dendam yang terus tumbuh, atau diam-diam menjadi awal dari pertemuan yang tak pernah mereka duga?
Vous aimerez aussi
Slide 1 of 10
BACK TO FRIEND | JUNGHWAN X HAERIN (TAMAT) cover
enDure || HAJEONGKYU - JEONGKYU - KYUWOO cover
{LOVE ENDS HAPPILY} cover
CINTA TERHALANG JARAK, USIA, DAN KEADAAN cover
Unexpected Bonds cover
Cerita Kita cover
Lost In Your Song  cover
Love From Arranged Marriage [Completed] cover
Menunggu Waktu, Menemukan Dirimu  cover
 DISTANCE OF LONGING [ END ] cover

BACK TO FRIEND | JUNGHWAN X HAERIN (TAMAT)

31 chapitres Terminé

Bagi banyak orang, Teresa dan Lionel tak lebih dari dua orang asing yang kebetulan duduk di kelas yang sama-tanpa kisah, tanpa kenangan. Tapi di balik diamnya mereka, tersimpan cerita yang pernah begitu hidup di kota kecil jauh dari Jakarta. Dulu, mereka adalah sepasang kekasih yang saling menggenggam erat di Inggris, menjadikan satu sama lain rumah dalam dunia yang asing. Namun, tidak semua kisah indah berakhir bahagia. Sebuah pertengkaran hebat memutuskan benang di antara mereka. Lionel kembali ke Jakarta lebih dulu, meninggalkan Teresa dalam ketidakpastian yang mengikis perlahan. Sejak hari itu, keduanya tak pernah saling mencari, seolah ingin berpura-pura bahwa cinta itu tak pernah ada. Dua tahun berlalu. Takdir mempertemukan mereka kembali-bukan di kedai kopi tempat mereka biasa tertawa, bukan di taman tempat mereka dulu saling menatap, tapi di sekolah yang sama, di kelas yang sama. Kini mereka berdiri di bawah atap yang serupa, namun dengan jarak yang jauh lebih dingin dari sebelumnya. Mereka tidak berbicara. Tidak saling menyapa. Hanya tatapan yang sesekali bertabrakan-penuh amarah yang tertahan, rindu yang tak diakui, dan bayang-bayang masa lalu yang belum benar-benar mati. Mereka mencoba menjadi asing, tapi hati tidak pernah bisa benar-benar lupa. Dan pertanyaannya kini sederhana: apakah kisah ini akan berakhir sebagai dendam yang terus tumbuh, atau diam-diam menjadi awal dari pertemuan yang tak pernah mereka duga?