Juni Bersemi

Juni Bersemi

  • WpView
    Reads 128
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Nov 10, 2018
Dua orang yang sejak kecil sejatinya kerap berdekatan disetiap kesempatan. Namun mereka tidak pernah bertemu, berhadapan, apalagi berbicara secara langsung. Hingga datang saat dimana mereka dipertemukan di waktu yang tepat, setelah 15 tahun berdekatan tanpa saling mengenal. Hingga akhirnya mereka sampai pada satu titik dimana mereka memutuskan untuk menjalin sebuah hubungan yang diwarnai dengan berbagai tantangan dan perjuangan yang begitu berkesan bagi mereka. Mengapa sebelumnya mereka tidak mengenal satu sama lain? Padahal tempat tinggal mereka saling berdekatan? Dimana mereka dipertemukan? Apa yang membuat mereka bisa saling jatuh cinta? Baca cerita selengkapnya.
All Rights Reserved
#841
pertemuan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lost In Your Song
  • Arranged Marriage gen Z
  • {LOVE ENDS HAPPILY}
  • Menunggu Waktu, Menemukan Dirimu
  • Antara Jarak, Waktu, dan Kesempatan Kedua
  • My Panda
  • Cerita Kita
  • enDure || HAJEONGKYU - JEONGKYU - KYUWOO
  • Cegil Komplek [00L]

"Kita deket, tapi gak terikat. Ada rasa, tapi gak berani ngucap. Pengen tetap ada, tapi takut ngasih kepastian. Jadi, kita ini apa? Sebatas nyaman yang gak punya tujuan?" Di atas panggung, mereka satu harmoni. Tapi di luar itu, mereka terjebak dalam perasaan yang tak bernama. Dua sahabat, dua hati yang saling mencintai, namun takut melangkah lebih jauh. Bukan karena gengsi, tapi karena mereka sama-sama takut kehilangan satu sama lain. Mereka sudah terlalu nyaman dalam hubungan yang tak bernama, takut jika satu langkah maju justru menghancurkan semuanya. Di tengah latihan band, panggung sekolah, dan dunia malam yang berbahaya, hubungan mereka diuji oleh rahasia, kesalahpahaman, dan luka lama. Sampai kapan perasaan ini bertahan tanpa kepastian? Ataukah akhirnya akan memudar seperti nada terakhir di sebuah lagu? Selamat membaca!

More details
WpActionLinkContent Guidelines