You Are What I Think About When I Breathe

You Are What I Think About When I Breathe

  • WpView
    LECTURAS 431
  • WpVote
    Votos 33
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, sep 18, 2019
Jodoh itu kadang ditemukan di tempat yang paling tidak terduga. Sosoknya pun tidak pernah kamu duga. Bisa saja teman dekatmu, bisa juga orang yang tidak pernah terlintas di benakmu, contohnya biasmu. Tapi perjalanannya tentu tidak akan mudah. Seperti Valdina yang tak sengaja jatuh cinta dengn Brian. Sekalipun dia tak menyangka Brian juga akan menyukainya. Masalah tidak selesai sampai di situ, pekerjaan Brian, LDR Jakarta Los Angeles dan perbedaan yang ada. Semua seperti peluru yang menghantam perasaan mereka berdua. Ada kalanya Valdina merasa lelah dan ingin menyerah. Sayangnya dia tidak bisa bernapas tanpa membayangkan wajah Brian.
Todos los derechos reservados
#28
watchout
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Obsessed With Female Dancers -Orine [Revisi]
  • She's Mine, My Girlfriend
  • only he is the one i want [ lilynn ]
  • TELUK BERLABUH
  • [END] THE SHITTY ESCAPES - JINRENE
  • Takdir Yang Tertulis [End]
  • She's mine (lilynn) END.
  • Gasya (End)
  • the secret of puppy S2 [lilynn]

Erine tak pernah menyadari bahwa setiap langkahnya di panggung, setiap gerakan tariannya yang anggun, selalu ada sepasang mata yang mengawasi-mata milik Oline Manuel. Oline bukan sekadar pengagum. Ia adalah seorang obsesor. Di balik senyuman dan sikap santainya, ada tekad kuat yang ia genggam erat: memastikan bahwa hanya dirinya yang pantas berada di sisi Erine. Tak peduli seberapa keras Erine menolak, tak peduli seberapa jauh gadis itu mencoba lari, Oline akan selalu menemukan jalannya untuk kembali. ••• "Dasar cewek gila!" Erine mendesis marah setiap kali Oline muncul tiba-tiba, mencampuri hidupnya. Tapi Oline hanya terkekeh pelan, mendekat dengan tatapan penuh kepemilikan. "Aku gila? Mungkin. Tapi aku gila hanya untuk kamu." Ketika kekaguman berubah menjadi obsesi, dan kebebasan terasa seperti ilusi, mampukah Erine melepaskan diri dari cengkeraman Oline? Atau... mungkinkah di sudut hatinya yang terdalam, ia sebenarnya tak ingin pergi? [Dengan revisi alur yang berbeda] A story by Cutiebizzz

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido