A.N.O.T.H.E.R

A.N.O.T.H.E.R

  • WpView
    GELESEN 1,138
  • WpVote
    Stimmen 118
  • WpPart
    Teile 2
WpMetadataReadErwachseneninhaltLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert So., Nov. 11, 2018
Ada yang aneh terjadi di SMA PBSI. Satu persatu siswanya mengalami kecelakaan. Ada yang meninggal dan ada pula yang koma dan bahkan ada yang berakhir setengah gila. Rumornya ada arwah yang sedang marah di sana. Semua orang ketakutan. Sekolah terasa mencekam. Tidak ada yang berani bergerak, semua orang pasrah. Namun, ada segelintir siswa yang kemudian berani turun tangan untuk memecahkan misteri di sekolah mereka. Berhasilkah mereka mengungkap apa sebenarnya terjadi? -------------- Genre : Yaoi, horor, romance, angst Pairing : Kevin x Anthony [main] , Jojo x Anthony [oneside] WARNING : BOY x BOY and MATURE CONTENT ---------------
Alle Rechte vorbehalten
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Death School [TAMAT]
  • 12 Titik Balik (END)
  • Lingga Baganti
  • MISTERY KEMATIAN CLARA (SELESAI)
  • DENTANG PERMAINAN ✅
  • HIGH SCHOOL MADNESS 2 [Secret of Mirror]
  • Siapa Dalangnya ? (END)
  • Magic School Academy [Ateez BxB] ✓
  • Memoir of the Unblessed Dreams

Setiap Sekolah pasti memiliki penghuninya yang tak kasat mata, Disetiap sekolah juga pasti memiliki cerita mistisnya masing-masing. Namun, dicerita ini terdapat sekelompok anak-anak yang sama sekali tidak percaya dengan cerita mistis yang ada di sekolah. Mereka memainkan permainan memanggil hantu. Karena ulah mereka, Sekolah yang tadinya aman dan tentram, kini menjadi sangat mengerikan. Setiap harinya terdapat murid dan juga guru yang meninggal. Lalu bagaimana kah selanjutnya? Penasaran? ~Selamat Membaca~ Nb : Cerita ini hanya dibuat oleh @syftri2001! dimohon untuk tidak menyalin cerita ini! Terima kasih. Tangerang, 1 Mei 2018 Salam Penulis, Desi Syafitri

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien