Just a Friend To You

Just a Friend To You

  • WpView
    LECTURES 72
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Chapitres 2
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication lun., nov. 12, 2018
Winda Kurnia Maira. Kekanak kanakan, jahil, berasa tempat umum itu hutan, sehingga dia bisa dengan bebas untuk berteriak. Padahal suara cempreng. Wanita manis yang selalu dipuja kaum Adam, tapi hanya terpikat hanya dengan satu cowok yang super dingin. Azka Rafasya Super duper dingin. Jarang ngomong, tapi sekali ngeluarin suara langsung Ngena di hati. Pas gitu. Pintar, paling waras diantara temannya. Ganteng, kesayangan guru. Sangat suka dengan musik. Bisa dikatakan musik adalah dunianya. Tapi semua nya tak lagi sama saat seorang perempuan bersuara cempreng mengganggunya. "Azka. Astaga gue capek tau ngejar lo mulu" Kata Maira dengan Nafas yang ngos ngosan. Azka berhenti dan menatap bola mata coklat milik Maira. "Jangan. Ganggu. Gue." Balas Azka dengan penuh penekanan di setiap katanya.
Tous Droits Réservés
#16
nr
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • ADYRA
  • troublemaker VS ketos! ✔
  • Arsyilazka
  • CANVAS PERSAHABATAN (TAMAT)
  • 𝐏𝐋𝐀𝐘 𝐆𝐈𝐑𝐋 𝐊𝐀𝐋𝐄𝐀
  • [DEARY AZA]
  • Zavier (Terbit)
  • KIARA [END]
  • REMISSION ✓
ADYRA

"Gue tau,lo pasti mikir gue sakit hati apa ngak sama ledekan lo tadi pagi disekolah. Udah deh ngak usah pake ngeles segala." Jelas Azka panjang lebar,Dyra berpikir apa Azka bisa membaca pikiran orang?. "Pede bego." Ceplos Dyra. Maudy yang melihat percekcokan antara dua insan didepannya pun berdehem. Dyra dan Azka melihat kearah Maudy. "Lo berdua kalo mau pacaran bilang dong,jangan buat gue nunggu. Tau gini gue balik luan." Maudy pura - pura merajuk. "Hah,pacaran? Are you okay?." Tampak wajah Dyra terkejut. "Iya jadi ini baru jadian. Lo tau kan kalo temen lo ini gampang merajuk,dan sok jual mahal." Azka mengatakan seperti otang polos yang tanpa dosa sedikitpun. Dyra ingin protes dengan perkataan Azka barusan,namun mulutnya langsung dibekap oleh Azka. Maudy tampak mengerutkan dahinya." Kenapa lo ngak bikang gue Ra?." "Dia malu,makanya dia nyuruh gue yang bilang." Sembur Azka. Dyra sudah geram melihat tingkah Azka,mulutnya memang masih dibekap dengan tangan Azka,namun pikirannya tidak. Dyra memiliki ide. Dia langsung menginjak kaki Azka,sehingga Azka meringis dan melepaskan bekapannya dimulut Dyra. Story @ZikraSalsabila😊😍.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu