My funny boyfriend

My funny boyfriend

  • WpView
    Reads 9
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 7, 2020
Entah sejak kapan hidup gue mulai ribet. Yang pasti itu dimulai sejak cowok yang mulutnya udah kaya burung pipit disawah. Berisik. Tuhan, gue cuma mohon tolong kirim malaikat maut buat cabut nyawa dia, yang hidupnya cuma bikin gue kesel. Bikin darah tinggi, bikin gue males buat makan gara-gara liat muka dia yang bikin muak. Walau kadang manis buat dilihat. ******* Sarah widiantika gadis paling cuek dan biasa disekolahnya. Yang anti namanya cowok. Yang menurutnya cowok adalah virus HIV dalam kehidupanya. Tapi, semenjak kedatangan cowok yang entah rumahnya dimana, namanya siapa? sampai nenek buyutnya siapa? yang tiba-tiba datang dalam kehidupanya. Mengusik kehidupan manisnya. Pieces of story: "Gue gak pernah menyangka bahwa hidup gue bakalan berubah 180° sejak ketemu sama lo, dan gue bersyukur bahwa gue pernah ketemu sama lo setidaknya gue belajar dari lo. Makasih" Sarah menatap cowok didepanya dengan senyuman. Yoi happy reading😜💋 No Copy gaesss inget mikir ituu susaaaahhh 🚫🙅‍♀️
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Is LOVE
  • Crazy Couple [End] ✔
  • destroyed °||on going||°
  • VAGALDARA [TERBIT]
  • You Were Handsome
  • "Singgah"
  • JATUH GAK CUMAN SEKALI
  • ANGGARA & ARUNIKA
  • Si Cuek & Si Manis [END]
Is LOVE

Apa itu cinta? Apa dia berwujud? Atau tidak? Kenapa jika mencintai seseorang harus jantung yang merasakan debarannya. Tetapi... jika terluka bukan hanya jantung yang tersakiti, namun hatipun ikut juga merasakannya. *** Debaran jantungku terasa begitu kencang saat seorang siswa laki-laki dengan aura ketampanan yang mampu membuat para siswi diSMA-nya berteriak mengaguminya. Dia jatuh hati terhadap siswa laki-laki itu. Dia selalu berada dibelakang laki-laki itu seperti penonton yang membawa poster besar sambil berteriak mendukung kesuksesan dalam pertandingan itu. Aku ingin menghampiri dia. Tetapi... aku takut kalau dia bukan malah menerimaku tapi malah menghujaniku dengan semua hinaan pedas yang keluar dari mulutnya. Ya, memang aku tau posisiku di sini. Gadis berkaca mata dengan bermodal baju kebesaran yang ditemani rok SMA-nya yang ikut juga kebesaran. Culun, cupu, kuper, dan sangat dekil. Bagaimana tidak dekil. Rambut yang seperti jarang ditata alias semrawut kalo orang jawa bilang dan juga, sepatu yang usang. Sungguh pas jika ia pantas diasingkan oleh siswi-siswi lainnya. Hufttt.... Helaan nafasku dengan mulai memundurkan gerak kakiku ke belakang untuk segera pergi dari hadapan keramaian siswi-siswi lainnya yang mengagung-agungkan laki-laki yang membuatnya jatuh hati. 'Menyukainya dan dibalas rasaku memang tak pantas untuk kugapai. Mungkin dengan mengaguminya dari belakang sudah cukup pantas bagiku.' -IS LOVE

More details
WpActionLinkContent Guidelines