Diksi

Diksi

  • WpView
    Reads 81,486
  • WpVote
    Votes 2,197
  • WpPart
    Parts 119
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 1, 2024
Puisi tidak pernah selesai, sebab rasa tidak pernah usai. Percayalah, kelengkapan dari puisi ini ialah bagaimana kamu merasa bahwa kamu ada di dalamnya, maka kamu dan puisi ialah kelengkapan.
All Rights Reserved
#341
caption
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Diam
  • Goresan Pena
  • Elegi Roman Remaja
  • Ruang Kosong di Antara Jingga
  • Air Mata Cinta
  • Sajak Rasa Tentangnya Yang Istimewa
  • Can You Give Me One More Chanche
  • Menanti dalam istiqomah
  • Ruang Diksi [Completed]
  • Aksara Tak Bertuan
Diam

Diam bukan berarti bungkam Karena diamku berontak Karena diamku menolak Karena diamku menanti Karena dengan diam, aku meminta izin pergi **** Tak memaksa membaca, sebab bacaan perihal rasa Bila sudah nyaman Tetap posisikan pada zona aman Jika mendapat makna yang membekas, tak perlu menyelesaikan lekas-lekas Bila kopimu dingin menunggu, sungguh aku tak bermaksud begitu Baiklah, ucap pamitku agar tak pekat bosanmu --SajakDN

More details
WpActionLinkContent Guidelines