Anum
  • WpView
    Reads 124,704
  • WpVote
    Votes 8,269
  • WpPart
    Parts 57
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 10, 2020
[29:2] Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan : "Kami telah beriman", sedang mereka tidak diuji lagi? -- Setiap insan diberikan rasa untuk saling mencintai antara lawan jenis dan rasa kasih sayang untuk sesama. Namun ada banyak orang yang salah mengartikan apa itu mencintai. Mereka dengan mudah melontarkan kata cinta tanpa tau makna sesungguhnya. Dimata seorang Anum mencintai yang utama adalah cinta untuk Allah dan rasulnya, perihal cinta manusia itu tergantung pada Allah kepada siapa hatinya akan dipersatukan. Namun keimanannya terhadap Allah dan rasul membuat Kehidupan Anum tak semudah seperti orang pada umumnya. Dalam semalam saja orang tua yang sangat di cintai harus kembali ke pangkuan sang ilahi. Kakak kandungnya juga berbeda dengan Kakak pada umumnya, yang selalu menyayangi dan melindung adiknya. Ia selalu diperlakukan buruh oleh Kakaknya. Hingga ada dua lelaki yang menyimpan cinta untuk Anum. Anum sendiri tidak bisa menerima cinta itu karena adanya perbedaan dan juga.. ia belum berani membuka hatinya untuk makhluknya. Ia takut Allah cemburu dengannya. "Tak pantas bagiku mencintai makhluknya di saat cintaku pada-Nya belum sempurna" -Anum- . "Yakinlah, hati yang hanya berharap pada Allah. Pasti akan memiliki akhir yang indah" -- ©29 Shafar 1440H (7 November 2018) semoga bermanfaat. Bila ada keselahan silahkan di koreksi. Terimakasih
All Rights Reserved
#507
jiwa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ikhlasku Merelakanmu (END)
  • Aku Mati Rasa Perihal Cinta
  • Aku Dan Sebuah Do'a (Sudah Terbit)
  • [Between Me You and The Woman Of My Choice [Tamat]
  • Izinkan Aku Menghalalkanmu [END]
  • Dia dan Doa
  • (Bukan) Keluarga
  • Lembar Terakhir Surat Untuk Dika
  • TiMe
  • MELEPAS HARAP | Complete

Kamu tidak perlu khawatirkan Do'aku. Karena saat aku tahu bahagiamu adalah dia, semuanya sudah menjadi kerelaan yang sudah aku ikhlaskan🥀 _ Bagaimana rasanya jika kita terus terfokus pada satu nama, yang selalu menjadi aamiin paling serius disetiap untaian Do'a? Pada satu nama, yang menjadi alasan kuat untuk terus bernegosiasi dengan Tuhan, disepertiga malam? Sampai akhirnya, kita berada dititik dimana, apapun yang terjadi, terjadilah. Karena kini, tidak ingin lagi memaksa Tuhan, tapi hanya ber'doa diberi kebaikan, sesuai Ilmunya, sesuai kebijaksanaannya. Hingga sampai pada dua pilihan terakhir, apakah harus berhenti menunggunya sekarang? Atau harus bersabar lagi, sedikit lebih lama? _ Cerita ini akan mengisahkan Petualangan cinta, yang penuh dengan kesabaran. Silahkan ikuti setiap alurnya, dan rasakan saja bagaimana kisah cinta mereka!

More details
WpActionLinkContent Guidelines