Anum
  • WpView
    Reads 124,597
  • WpVote
    Votes 8,269
  • WpPart
    Parts 57
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 10, 2020
[29:2] Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan : "Kami telah beriman", sedang mereka tidak diuji lagi? -- Setiap insan diberikan rasa untuk saling mencintai antara lawan jenis dan rasa kasih sayang untuk sesama. Namun ada banyak orang yang salah mengartikan apa itu mencintai. Mereka dengan mudah melontarkan kata cinta tanpa tau makna sesungguhnya. Dimata seorang Anum mencintai yang utama adalah cinta untuk Allah dan rasulnya, perihal cinta manusia itu tergantung pada Allah kepada siapa hatinya akan dipersatukan. Namun keimanannya terhadap Allah dan rasul membuat Kehidupan Anum tak semudah seperti orang pada umumnya. Dalam semalam saja orang tua yang sangat di cintai harus kembali ke pangkuan sang ilahi. Kakak kandungnya juga berbeda dengan Kakak pada umumnya, yang selalu menyayangi dan melindung adiknya. Ia selalu diperlakukan buruh oleh Kakaknya. Hingga ada dua lelaki yang menyimpan cinta untuk Anum. Anum sendiri tidak bisa menerima cinta itu karena adanya perbedaan dan juga.. ia belum berani membuka hatinya untuk makhluknya. Ia takut Allah cemburu dengannya. "Tak pantas bagiku mencintai makhluknya di saat cintaku pada-Nya belum sempurna" -Anum- . "Yakinlah, hati yang hanya berharap pada Allah. Pasti akan memiliki akhir yang indah" -- ©29 Shafar 1440H (7 November 2018) semoga bermanfaat. Bila ada keselahan silahkan di koreksi. Terimakasih
All Rights Reserved
#130
jiwa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MELEPAS HARAP | Complete
  • Pasangan Halalmu (END)√
  • I'm Fine (END)
  • Setulus Kasih Aisyah [Terbit]
  • TiMe
  • Aku Dan Sebuah Do'a (Sudah Terbit)
  • Izinkan sekali saja
  • Dia dan Doa

Mencintai bukan berati harus memiliki, terkadang mencintai harus bisa mengikhlaskan nya. Berharap padanya yang jauh dari kata gapai. Wanita yang dihadapkan dengan kata tunggu, menunggu pria yang ia cintai nya datang untuk meminang. Namun, semuanya runtuh kala derajat menjadi tolak ukur cinta direstui. Humeyra Iftinah Pakeezah, seorang wanita yang berusaha mengharapkan cinta Agam Al Walif. Sosok pria yang Allah datangkan dalam kehidupannya sekaligus menghadirkan ujian baginya. Menciptakan hal-hal manis pada Humeyra seolah Agam menginginkan dirinya. Sebuah alasan yang tidak tahu pasti setiap prilaku Agam pada Humeyra dilandaskan karena cinta yang tumbuh atau semata karena penasaran? Semuanya semakin kacau dan tak pasti saat jarak antara Humeyra dan Agam terbentang jauh. Agam pergi, menempuh pendidikan di Universitas Yaman, enam tahun lamanya. Humeyra belum sempat mengetahui bagaimana perasaan Agam kepadanya lantaran sulitnya dalam berkabar. Selama enam tahun membuat Humeyra lelah menunggu kabar dari Agam. Usaha dalam menunggunya dipenuhi derai air mata dan siksaan. Tingginya harapan Humeyra pada Agam membuat dirinya mengambil jalan pasrah dengan berhenti mencintai dan lebih memilih mengejar cinta Sang Pencipta, Sang Pemilik Hati setiap insan. Hal yang tak pernah Humeyra sangka hilang, dalam penantian nya Allah hadirkan hal yang tak pernah ia sangka dalam hidupnya, antara merelakan dan kembali memulai. Gimana kisah akhirnya? Selamat membaca dan sampai bertemu di akhir kisah. #1 in hijrah 30/4/24 #1 ini Hijrah ~ 14/4/24 #3 in Reminder ~ 10/07/23 #7 in Berharap ~ 3/4/23

More details
WpActionLinkContent Guidelines