Story cover for Write the Stars by phillou_
Write the Stars
  • WpView
    OKUNANLAR 3,366
  • WpVote
    Oylar 400
  • WpPart
    Bölümler 60
  • WpView
    OKUNANLAR 3,366
  • WpVote
    Oylar 400
  • WpPart
    Bölümler 60
Devam ediyor, İlk yayınlanma Kas 07, 2018
[15+] Di buku catatannya, Neiva dengan tanpa beban melukis garis-garis perjalanan hidupnya untuk masa depan. Rencana yang matang, otak yang gemilang, ayah yang mendukung, meyakinkan bahwa dirinya mampu mengalami garis-garis nasib yang ia buat sendiri dengan tangannya tanpa terlewati.

Lalu kedatangan seorang kakak kelas laki-laki yang kebetulan menemukan nametag-nya yang hilang menghancurkan mimpi-mimpi indah Neiva. Kata lelaki itu, manusia tidak bisa menulis dan melukis jalan hidupnya sendiri.

Gilar memberikan banyak kemungkinan yang membuatnya mengerdilkan mimpinya sendiri. Apalagi kata orang apa yang Gilar ucapkan sering menjadi kenyataan. Haruskah Neiva percaya?
Tüm hakları saklıdır
İçindekiler
Eklemek için kaydolun Write the Stars kütüphanenize ekleyin ve güncellemeleri alın
veya
#305rival
İçerik Rehberi
Ayrıca sevebilecekleriniz
Ayrıca sevebilecekleriniz
Slide 1 of 9
When Love Became a Memory cover
Own Fault of Feeling || [END]  cover
4 SEKAWAN  cover
Rion dan Baskala  ||  [RIKU.SAKUYA] cover
Kue Manis & Rasa Pahit | Hyuckna cover
School in Love cover
Love In School | NCT [TAHAP REVISI] cover
My Page - Complete cover
Boyfriend Obsessed ( L&K )🔞 cover

When Love Became a Memory

15 bölüm Tamamlanmış Hikaye

(COMPLETED) Galleo Ravindra Arjuna, anak dari keluarga basket legendaris, hidup di bawah bayang-bayang nama besar orang tuanya. Di sisi lain, Elara Aeris Ganeswara, anak seniman terkenal, tumbuh dengan kebebasan dan dunia penuh warna. Ketika keduanya bertemu, dunia mereka yang bertolak belakang mulai berbenturan. "Kenapa sih kamu selalu sibuk sama basket? Apa aku nggak cukup penting?" protes Elara, matanya penuh kekecewaan. "Bukan gitu, El. Aku cuma... ini tanggung jawab aku juga. Tapi kamu harus tahu, aku nggak pernah ngelupain kamu," jawab Galleo lembut, mencoba menenangkan. Tapi apa jadinya ketika perbedaan mimpi dan gaya hidup mereka mulai menguji hubungan? Saat tawa berubah menjadi debat, dan cinta dihadapkan pada pilihan-pilihan sulit, keduanya harus belajar untuk saling menerima, atau menyerah. "Aku nggak mau jadi prioritas kedua, Gal." "Dan aku nggak mau kehilangan kamu." Bisakah Galleo dan Elara menemukan cara untuk menyelaraskan dunia mereka? Atau, apakah perbedaan mereka terlalu besar untuk dijembatani? Sebuah kisah tentang cinta, konflik, dan perjuangan untuk memahami satu sama lain di tengah segala perbedaan.