Story cover for HURT  by aannadhie
HURT
  • WpView
    LECTURAS 194
  • WpVote
    Votos 18
  • WpPart
    Partes 6
  • WpView
    LECTURAS 194
  • WpVote
    Votos 18
  • WpPart
    Partes 6
Continúa, Has publicado nov 08, 2018
Hidup dibalut kesendirian, penuh bayang-bayang masa lalu dan terror yang terus menerus mengintai membuat hidup Faza merasa tidak tenang. Dialah satu-satunya yang melihat secara langsung dengan mata kepalanya sendiri kematian ibunya yang begitu tragis oleh ayahnya sendiri. Semua orang di dekatnya tidak mempercayainya dan menyangka ia mengalami gangguan kejiwaan akibat traumanya terhadap peristiwa itu. 
Lalu, siapakah sebenarnya dalang dari pembunuhan ibu Faza? Dan adakah keterkaitannya dengan teror yang selama ini mengintai hidup Faza?
Faza penuh ketakutan. 
.
.
Hingga akhirnya ia bertemu dengan seseorang yang membantu mengikis rasa takutnya dengan percaya bahwa Faza tidak gila. Melindunginya dan mengembalikan senyum yang bertahun-tahun sempat hilang. 
=>>>
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir HURT a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
𝐀𝐋𝐈𝐕𝐄 de WidyaSyala
61 partes Concluida
Kepergian dua orang yang paling disayang olehnya memberikan kekosongan yang panjang dalam hidup Fajar. Ketika orang-orang yang berhubungan dengan kejadian itu sanggup menjalani kehidupan normal, waktu seolah berhenti berputar hanya untuk Fajar sendiri. Tidak ada perasaan yang lebih buruk selain ingin menghilang tiap kali terbangun dari tidur. Insiden di sekolah yang menjadikannya sebagai tersangka utama semakin memperburuk keadaan. Rumor dan perundungan terus datang kepadanya. Sampai akhirnya Fajar bertemu dengan orang yang memiliki nama yang sama dengan teman masa kecil yang tidak bisa dilupakannya, Marun. Semua luka lama itu seolah ditarik paksa kembali untuk diingat. Kehadiran gadis itu begitu mengusiknya sampai titik dimana Fajar merasa terancam dan kehidupannya yang memang sudah kacau balau menjadi tambah runyam. Segalanya menjadi lepas kendali dan Fajar hampir kehilangan keseimbangan jika saja Marun tidak meraih tangannya. Hanya saja gengaman itu membuatnya takut... Satu yang Fajar tak paham, uluran tangan itu bukan untuk menghancurkannya, melainkan untuk menyatukan kembali kepingan hatinya. --- I don't have anything to say. I don't have anything to do. I don't have anything to hold. I don't have someone to love. I don't have place to call home... I'm breathing but I'm not sure that I'm alive. --- ⚠️TRIGGER WARNING! Depresi, Post Traumatic Stress Disorder, penyalahgunaan obat-obatan terlarang, Explicit Content. . ‼️Jika kalian membaca cerita ini di platform lain SELAIN WATTPAD, kalian kemungkinan besar beresiko terkena serangan MALWARE. Bacalah cerita original dengan aman HANYA DI WATTPAD👇🏻 https://www.wattpad.com/story/90365521?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=story_info&wp_page=story_details_button&wp_uname=WidyaSyala&wp_originator=dtbvn2l94bpK%2Fyj9nO7JQPJuJ14RcfZx%2Fu6ok%2Fx7aV3%2FyqNzXbmW8CFFyYxQsTis%2FMC53ppiK2w1Wv8XfGMyCJdzPl1N85A5kvSja87SJFFXILqNHmDhDLgRYhnmeEVK
Quizás también te guste
Slide 1 of 9
The Sadness: Fake Person [COMPLETED-on revision] cover
Aku Memilihmu [Tamat]✔ cover
AURA [COMPLETE] cover
Cerita Fara -Terror cover
Love Life a Reincarnation Couple [END] cover
Being Aurora cover
CLAREZO TRANSMIGRATION (Ending) cover
𝐀𝐋𝐈𝐕𝐄 cover
Psikopat ( New Life ) cover

The Sadness: Fake Person [COMPLETED-on revision]

43 partes Concluida Contenido adulto

[SECOND PART OF THE SADNESS SERIES] WARNING!!! Cerita ini mengandung muatan dewasa (kekerasan fisik & mental, bahasa kasar, dan lain-lain) jika tidak nyaman dengan hal-hal yang sudah disebutkan diharap untuk tidak membaca cerita ini. ------------------------------ 4 tahun sudah sejak kejadian besar yang mengubah hidupnya. kini, ia sudah tumbuh menjadi pribadi baru yang lebih baik dan sedang berusaha meninggalkan masa lalu kelamnya. tapi ... malam itu ... malam yang telah merubah kedamaian yang baru saja didapatnya. malam di mana rekaman hitam itu kembali diputar. tapi, bukan dirinya. lalu ... siapa?