Rintik rindu

Rintik rindu

  • WpView
    Reads 40
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Mar 12, 2019
Perkenalkan ini aku bukan rindu, Tidak semu, juga bukan pecandu. Menikmati hujan juga sang senja, Rintik, namun lebih deras dari sebelumnya. Kini, senjaku hilang di makan usia, Tertelan oleh bumi tak berdosa, Yang jadikannya segala, Namun berbeda dari sebelumnya. Harusnya kini ku lupakan, Tentangmu dan sebuah candaan, Termakan rayuan yang tak karuan, Pada hati yang tak tau arah dan tujuan. Padamu yang selalu dan ingin ku lupakan, Hujan yang selalu ingin ku hindarkan, Dan senja yang selalu ingin ku perjuangkan, Namun aku tetap tak mengerti apa yang seharusnya ku tetapkan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SADRAH ✔️ (Part Lengkap)
  • ENDING SCENE (JIMINX YOU)
  • Sketsa Rindu untuk Hujan
  • Untuk Dimas (End) REVISI
  • Setulus Rasa Untuk Kehidupan
  • Rintik jadi Luka
  • Bumaga i Ruchka
  • Senja Rindu Pagi
  • Dibalik Diam.
  • RUMPANG RAMPUNG

Aku tidak tahu bagaimana takdir akan bekerja nantinya, entah melangkah mendekat ke arahmu atau jusrtu melangkah jauh darimu. Tapi satu hal yang akan ku jadikan pegangan, pada segala rasa serta asa, aku bermunajat, mengalah lalu berserah. Dari yang tidak pernah memiliki keberanian untuk sekedar menyapamu, kecuali dalam mimpi dan doa-doa Seruni Qiana Paramitha 🎬 Update setiap hari

More details
WpActionLinkContent Guidelines