FARELIYA
  • WpView
    Reads 117
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Nov 18, 2018
" kalo mau cari musuh jangan sama aku , aku ngak mau punya musuh " Liya berjalan lebih cepat dari cowok yang ia anggap selalu menggangu hidupnya yang tenang . "kalo lo ngak bolehin gue jadiin lo musuh , boleh ngak gue jadiin lo kekasih gue ?? " " resek!!! " Sorry , bukan cerita badgirl yang di masukin pesantren . Tapi cerita si pencinta pondok yang di masukkan ayah nya ke sekolah umum yang paling ia benci . Udah meinstream ?? Baca aja mana tahu jatuh cinta ? . Salam manis , muah .
All Rights Reserved
#81
different
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Takdir Cinta Aisyah
  • Uhibbuka Fillah Gus [END]
  • HSM 1: OLYMPIADS [END]
  • Ijbar [Selesai]
  • Bad Girl
  • Diana
  • Hate or care
  • The Real Brengsek Boy (END)
  • Cinta kita❤️ [Andi Adinata x Readers]
  • Bad Girl Reputation

Takdir seorang gadis cantik yang ingin masuk pesantren tetapi, keluarganya tidak mendukung karna masalah ekonomi, Yah, gadis itu bernama NUR AISYAH AQILAH biasa di panggil AISYAH, umurnya baru menginjak 16 tahun, dia sangat ingin melanjutkan sekolahnya di pesantren tetapi ekonomi keluarganya kurang mendukung Tetapi takdir berkata lain.... ketika dia sedang rekreasi di kota Makassar, dia tidak sengaja melihat seorang perempuan paruh baya yang menyebrangi jalan, dan tidak melihat mobil yang sedang melintas ke arahnyaa..... DANNNN Tinnnnn Tinnnnn "TANTE AWASS" Aisyah berlari dan langsung menarik perempuan tersebut hingga mereka terjatuh di pinggir jalanan "ALLAHUAKBAR" "hampir aja" ucap aisya dalam hati, dan dia pun menghampiri perempuan tersebut "Astagfirullah Astagfirullah Astagfirullah" ucap perempuan paruh baya tersebut beristighfar "Tente nggak apa apa" ucap Aisyah khawatir wanita paruh baya itupun menatap Aisyah dan langsung memeluknya "Terimakasih nak, Terimakasih banyak telah menolong saya" ucapnya "sama sama tente, udah seharusnya sesama manusia harus saling menolong, dan ini juga berkat Allah yang menolong tante, saya cuman melaksanakan perintahnya" ucap Aisyah yang mengusap pundak wanita itu "UMMIII" kedua wanita tersebut menoleh ke arah suara itu...

More details
WpActionLinkContent Guidelines