RADIVA & RADEVA

RADIVA & RADEVA

  • WpView
    Reads 465
  • WpVote
    Votes 31
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadComplete Sat, Mar 9, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Barawal dari ketidak sengajaan menjadi malapetaka bagi mereka berdua ********* "Coba aja lo gak pingsan kayak tadi! Gak mungkin kan vani mutusin gue gara-gara salah paham,elo sih...." dumel deva secara prontal "Lah ko lo nyalahin gue sih?gue juga kagak tau kali kalau gue bakal pingsan.lagian kenapa si? musti elo yang nologin gue kayak gak ada lagi laki di dunia ini" cerocos diva yang tak kalah prontal "Ya elo kenapa pingsannya pas waktunya tidak tepat?kanapa bukan nya pas banyak laki baru pingsan kenapa pas gak ada?kanapa pas ada gue doang heh...!" dengan amarah yang menggebu-gebu "bukannya MAKASIH! udah gue tologin ini malah gak tau diri..oh....atau jagan-jagan lo mau caper yak sama gue ngaku lu!"tuding deva dengan prontal nan pedas " sembaragan kalau ngomong.emang gue cewe apaan heh! Apa lo bilang gue ceper?" sambil menunjuk dirinya sendiri "Gak ada kerjaan baget harus ceper sama lo udah kurus item dekil lagi" jawab diva dengan pedas "Sembaragan lo vani aja tergila-gila sama gue" sewot deva "Udah putus aja bangga!" ejek diva ************ Penasaran?baca langsungdah😉😊
All Rights Reserved
#123
jadi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • YES, BOSS ! (SELESAI)
  • GAIRAH CINTA HOT DUDA (TAMAT)
  • Yes, I Will
  • DIVAL(Completed)
  • Senyawa Abu-abu { F I N I S H }
  • Ketua Sangar🙌💚 [ HIATUS ]
  • ketika benci menjadi Cinta
  • Tak Terbendung

"Zee," panggil Erik. "Zee zee," panggilnya lagi. Zee tersadar, dan dengan cepat berjalan keruangan Erik. "Bapak panggil saya?," Tanya Zee. "Iya," Zee lalu duduk di kursi, "Ada apa pak?," "Kamu sudah jelas Job description yang saya lampirkan," tanya Erik, ia menatap wanita berjas hitam itu. Ia di sini hanya menyuruh Zee mempelajarinya saja sambil menunggu jam pulang. "Sudah pak," "Ada yang kamu kurang mengerti?," "Saat ini saya masih mempelajarinya pak," "Jika ada yang tidak kamu mengerti, tanyakan kepada saya," ucap Erik. "Iya pak, ada lagi pak?," "Tidak, kembali saja keruangan kamu," "Iya pak,"

More details
WpActionLinkContent Guidelines