RADIVA & RADEVA

RADIVA & RADEVA

  • WpView
    Reads 447
  • WpVote
    Votes 31
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadComplete Sat, Mar 9, 2019
Barawal dari ketidak sengajaan menjadi malapetaka bagi mereka berdua ********* "Coba aja lo gak pingsan kayak tadi! Gak mungkin kan vani mutusin gue gara-gara salah paham,elo sih...." dumel deva secara prontal "Lah ko lo nyalahin gue sih?gue juga kagak tau kali kalau gue bakal pingsan.lagian kenapa si? musti elo yang nologin gue kayak gak ada lagi laki di dunia ini" cerocos diva yang tak kalah prontal "Ya elo kenapa pingsannya pas waktunya tidak tepat?kanapa bukan nya pas banyak laki baru pingsan kenapa pas gak ada?kanapa pas ada gue doang heh...!" dengan amarah yang menggebu-gebu "bukannya MAKASIH! udah gue tologin ini malah gak tau diri..oh....atau jagan-jagan lo mau caper yak sama gue ngaku lu!"tuding deva dengan prontal nan pedas " sembaragan kalau ngomong.emang gue cewe apaan heh! Apa lo bilang gue ceper?" sambil menunjuk dirinya sendiri "Gak ada kerjaan baget harus ceper sama lo udah kurus item dekil lagi" jawab diva dengan pedas "Sembaragan lo vani aja tergila-gila sama gue" sewot deva "Udah putus aja bangga!" ejek diva ************ Penasaran?baca langsungdah😉😊
All Rights Reserved
#354
konflik
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ANELKA CALVARY
  • Ketua Sangar🙌💚 [ HIATUS ]
  • Yes, I Will
  • CINTA SELEBGRAM DAN TUAN CEO (SELESAI)
  • YES, BOSS ! (SELESAI)
  • Eat, Bread and Love (TAMAT)
  • ketika benci menjadi Cinta
  • Tak Terbendung

"Betah banget tu tangan di pegang ketos songong itu" "Maksudnya lo" "Lo milik gue Dis, gak ada orang yang boleh nyentuh lo" "Lepasin gue" "Gak sebelum lo , bilang lo mau jadi pacar gue" "Anelka lo gila ya" Orang yang menarik tangan Disa paksa itu adalah Anelka. "Gue gila karena elo" "Pergi gue , gue gak akan jadi pacar lo" "Mau kita buktikan" Belum sempat menjawab Anelka telah lebih dahulu melumat bibir Disa. Bukan nya menolak Disa malah seakan mengikuti permaian Anelka. "Gue kenapa, kok gue nerima perlakuan dia" Batin Disa berkecamuk" Sesaat kemudian Anelka melepaskan pangutan mereka berdua. "Katanya gak suka, kenapa gak nolak" Ucap Anelka dengan smrikannya. "Sekarang lo milik gue, pulang gue anter masalah motor lo biar gue yang urus" Baru saja Disa hendak membantah. "Gue gak Terima penolakan." Anelka meninggalkan Disa di sudut ruangan itu. "Shit, ada apa sama gue, apa iya gue suka sama Anelka? Ahh gak mungkin! " Batin Disa.

More details
WpActionLinkContent Guidelines