Camar yang Pulang

Camar yang Pulang

  • WpView
    LETTURE 1,315
  • WpVote
    Voti 83
  • WpPart
    Parti 30
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione sab, dic 21, 2019
WpInfo
Narrativa
Storie d'Amore
Arka seorang anak laki-laki berusia 8 tahun yang sangat manis, kehidupan masa kecilnya begitu kelam setelah perceraian kedua orang tuanya. Pengembaraan hidupnya di beberapa kota bersama sang Ibu, membawanya bertemu dengan Teddy, seorang teman, seorang sahabat, dan satu-satunya orang yang menawarkan kebahagian di awal kehidupannya yang begitu penuh luka, kesedihan dan pengabaian. Namun persahabatan itu harus tercerabut oleh perpisahan yang begitu menyakitkan. Kenyataan hidupnya semakin pahit tatkala ia mulai menyadari tanda-tanda keganjilan dalam dirinya. Sehingga mengharuskan Arka melalui perjalanan panjang hidupnya yang diwarnai pencarian panjang akan cinta dalam hidupnya yang penuh pertentangan dan membuatnya begitu lelah, putus asa, serta merasakan kehidupan yang kosong. Hingga akhirnya, ia putusan untuk mencari semua jawaban atas semua itu, setelah 20 tahun lamanya. Arka mencari kembali kebahagiaanya yang pernah hilang, "Teddy". Akankah Teddy ia temukan ? dan akankah Teddy masih orang yang sama seperti ketika 20 tahun yang lalu ?
Tutti i diritti riservati
#55
menangis
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • DENNIES
  • Saat Cinta Tak Terucap
  • SEMESTA TAK MERESTUI
  • LANGIT untuk SENJA [FINISHED]
  • Langit untuk Asa
  • Cawa
  • Aku,kamu dan Harapan yang tertinggal
  • Senja Terakhir Semesta✔️
  • Khayalku
DENNIES

[⚠️FOLLOW dulu sebelum membaca] Author: yakin mau baca? Udah siapin tissu?😌 ~~ 'Tentang dia, yang diamnya menyimpan banyak luka'. Kata ibu, sebagai seorang lelaki, Dennies harus bisa hidup mandiri, hidup keras merupakan hal lumrah yang dialami setiap orang. Hingga pada saat hal itu benar-benar terjadi, saat kerasnya hidup itu datang berhadapan langsung dengan Dennies, setidaknya Dennies tahu, bahwa ia bukanlah satu-satunya orang yang terpukul atas itu. Semuanya telah Dennies lalui seorang diri, mengarungi kerasnya arus hidup yang kadang memberinya badai, membuatnya jatuh, dan bukan hanya sekali ia terbentur akan kenyataan pahit yang harus ia terima. Tapi, Dennies kuat. Ini tentang Dennies, pemuda yang menjadi realisasi nyata dari pepatah, don't see a book by the cover. Pemuda yang menyimpan sejuta luka yang ia balut dalam diamnya, pemuda yang menyembunyikan kecewa yang tak terhitung jumlahnya, dan pemuda yang selalu berdiri kokoh bahkan disaat badai itu kembali menerjangnya. "Jadilah seperti pohon, yang tetap berdiri kokoh, meski angin berkali-kali menerjangnya." Namun sekokoh-kokohnya pohon, bukankah ia bisa tumbang juga saat angin yang terlalu besar menerjangnya? Dan Dennies, mampukan ia untuk tetap kokoh saat ujian itu lagi dan lagi datang menerjangnya dengan tanpa ampun?

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti