Awalnya saya ingin menulis buku ini yang manis,tanpa rasa sedih saat menulisnya.Proses menulis buku ini pun tak dapat saya jelaskan sesuai rencana semulanya.Kesedihan memang bisa datang tak diundang dan tak diduga.Pada akhirnya saya memilih menulis apa saja yang membuat saya legah tanpa ada rasa resah dan gelisah.Saya membiarkan diri saya dan waktu untuk bersatu,sebagai upaya pemulihan hati yang sedang pilu.Saya bahkan tak memikirkan bagaimana jadinya buku ini,dan saya tidak memikirkan apa yang terjadi disaat kamu membaca buku ini.Bagi saya,disaat saya menulis buku ini adalah proses untuk mencurahkan isi hati dan menenangkan diri.menenangkan diri untuk melupakan seseorang yang diperjuangkan tetapi menghilang kemudian.
Kamu tau rasanya ditinggal pergi oleh orang yang kamu cintai? seseorang yang kamu cintai sepenuh hati hanya menjadikan dirimu sebagai pengaman,pengalaman untuk membuatnya merasa nyaman.Setelah dia merasa luluh kepadamu,kamupun dijatuhkan tanpa kasihan.kamu dibiarkan menangis tanpa air mata dalam penderitaan.Kamu merasa tiba tiba hilang arah,hilang rasa,dan hilang cinta.Kamu benar benar tidak tahu harus berbuat apa lagi waktu itu.Kamu ingin benci,sedih,penuh amarah,semua seolah tak terkendali untuk kamu hadapi,hingga kamu menyadari percuma selama ini aku menaruh hati dan pada akhirnya dia bukan yang terbaik untuk kamu miliki.
Pada suatu perasaan yang pernah berpikir untuk tidak jatuh cinta lagi.Apalah artinya segala hal yang saya perjuangkan sepenuh hati,dan dibalas untuk disakiti.Namun ada satu hal yang inginku ceritakan usai tamat SMA,jika waktu tepat aku akan berbicara,jika waktu tidak tepat,kuharap kamu bahagia bersamanya.
Sebuah Cerita Usai Tamat SMA,bukan sebuah cerita untuk mengharapkan seseorang.Ini adalah renungan renungan masalah seseorang yang kita sayang.Namun tak bisa untuk dimiliki,yang selalu membuat nyaman lalu dia pergi.
Kuala Tungkal,November 2018
rigel_ramadhan
Sebuah cerita tentang kebinalan sosok Bian. Remaja awal SMA yang berparas tampan dan imut berkulit putih mulus yang selalu dapat menangkap mangsa para pemuda gagah didesanya demi nafsu seksualnya. Dirinya tidak sadar bahwa jika parasnya yang memikat alami ada sesosok pelindung yang menjadikan jiwa Bian sebagai Wadahnya. Bian yang ternyata masih memiliki garis keturunan dari bangsawan kuno menjadi alasan utama sang dewi tersebut bersemayam ditubuh Bian dan menjadi pelindungnya.
Bagaimana kisah Bian dan Para pemuda desa yang gagah-gagah? simak terus ceritanya