Serpihan

Serpihan

  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Nov 24, 2018
Aku berpuisi. Bukan sebab aku ingin kamu mulai melihatku, melihat luka-lukaku. Yang sebagian besarnya tertanda atas namamu. Aku berpuisi. Bukan tentang kamu. Bukan juga tentang kita. Bukan tentang kenangan yang telah habis masanya. Aku berpuisi, sebab aku telah lelah. Aku lelah menyimpan luka dan memori hanya untukmu. Aku lelah disia-siakan dan dicampakkan. Di atas luka yang belum lama kau toreh, yang masih terasa perihnya jika kau menatapku, Aku berpuisi.
All Rights Reserved
#24
makna
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sekumpulan Sajak yang Berkisah
  • Just Words
  • Cinta Berbalut Puisi
  • Puisi 'tuk kau, Yang merindu
  • Indonesian Poetry
  • SajakSesak 2 [Arief Aumar]
  • PROSA
  • Diksi Dalam Sepi
  • Diam
  • Tentang Kamu [Completed]

Hanya sekumpulan kata yang kuanggap sebagai jembatan perasaanku padamu. Sekumpulan kata yang kurangkum menjadi bait-bait kalimat berisi rasa dan tanya yang tak pernah benar-benar bisa kuucapkan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines