Road To Forget

Road To Forget

  • WpView
    Reads 787
  • WpVote
    Votes 332
  • WpPart
    Parts 43
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Aug 17, 2021
WpInfo
Poetry
Hanya sekedar beberapa rentetan kalimat, yang mengutarakan tentang perasaan beberapa insan. Tentang ia yang tak dihargai, yang ditinggalkan, yang tak diperjuangkan, yang memendam perasaan, yang terlalu naif, bahkan ada pula yang bahagia. Kubuat secara acak, agar kalian tidak bosan karna menjalani hidup yang begitu pelik padahal berurutan. -Ardhita Nasya Afifah-
All Rights Reserved
#239
kata
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • CERPEN (END)
  • Perihku Ditinggalkan
  • VALESA (END)
  • Putra My IronMan (On Going)
  • Indonesian Poetry
  • Jendela Rasa ✔
  • Lost in Your Mysterious Feeling [ TAMAT ]
  • Equinox
  • Senja (Diangkat Dari Kisah Nyata)
  • SMARA DIKTA

Pernah gak sih kamu suka sama seseorang tapi hanya sebatas rasa dan gak pernah bisa mengungkapkannya, mungkin ajah kamu takut tapi sebenarnya juga malu jika harus berhadapan langsung sama orang yang kamu sukai jadinya kamu cuma berusaha buat nutupin perasaan kamu dan sekedar diam dan canggung atau awkward jika berhadapan sama orang yang kamu sukai alhasil kamu jadi terlihat seperti orang absurd dan aneh diharapkannya. Aku adalah puisi bersyair harapan, bersajak rindu, serta berbaiat kenangan dan masa lalu, mencoba melupa namun tak kuasa, hanya dapat menggenggam kenangan dan masa lalu dalam harapan rindu yang ingin ku ubah menjadi kenyataan. Namun aku sadar masa lalu tetaplah sebuah masa lalu, tak perlulah berharap banyak padanya jikapun nantinya dia kembali datang kisahnya jelas sudah tak sama. Lantas kenapa hati ini tak ingin berhenti berharap, padahal ia sendiri tahu bahwa masa lalu telah meninggalkannya. Dan yang meninggalkan semestinya tak untuk dikejar bukan?. Bukan kisah Romeo dan Juliet yang kisahnya apik tertulis dan juga di filmkan, bukan pula tentang Rama dan Shinta yang termasyhur. Bukan orang kaya, cuma orang biasa, bukan penulis tapi hanya seseorang yang ingin meluapkan setiap perasaan lewat bait kata-kata dan juga goresan tinta yang tertulis bersama hati dan juga perasaan. ***

More details
WpActionLinkContent Guidelines