I'll Waiting [HIATUS]

I'll Waiting [HIATUS]

  • WpView
    LECTURAS 882
  • WpVote
    Votos 214
  • WpPart
    Partes 34
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, mar 23, 2019
"Gue bakalan nungguin dia sampe kapanpun" "Percuma,Lo nungguin dia, bisa² Lo menderita kek dulu lagi" "Gue gak perduli, gue yakin dia pasti bakal balik lagi ke gue" Menunggu? Silahkan jika kamu anggap itu akan berbalas sebuah kepastian. Tapi jika hanya memberikan penderitaan, lepaskan. Cinta boleh bego jangan:v
Todos los derechos reservados
#322
berharap
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Ayo Nikah! (End)
  • My favorite person
  • Antara trauma dan kesempatan kedua
  • Awry [Lengkap]✔️
  • TROUBLE MAKER (OPEN PO)
  • LARA(SA)
  • Yang Terlupakan
  • Two Times For Love
  • LOVE BROTHER||× NCT×EXO×BLACKPINK
  • MAUREN (On Going)

"Terus kenapa sampai sekarang lu belum nikah?" tanyaku kini. Randu dan aku memang kurang beruntung dalam hal percintaan. Berkali-kali pacaran tapi berakhir dengan bubar jalan. Sampai-sampai mamanya, Tante Indy berkelakar kalau jodoh Randu itu aku dan aku jodohnya Randu, makanya baik aku dan Randu susah dapat jodoh. Tinggal nunggu sadar aja katanya. Lah, aku sama Randu gak sadar-sadar dong karena gak ada getaran apa-apa. sumpah ya, dia itu beneran udah kayak temen satu rahim aja gitu. "Gue nungguin lu kawin, kalo lu udah nemu jodoh lu baru gue gencar cari jodoh," lah apaan tuh jawaban, teori dari mana tuh? "Kalau gue gak kawin-kawin gimana?" kataku kini. Dia mendengus kesal lalu membalikan tubuhnya tepat ke layar televisi lalu mengambil stik PS-nya kembali dan kembali fokus pada mainannya, meskipun aku mendengar dia bergumam. "Kalau lu gak kawin ya gue juga gak kawin, kalau perlu lu gue kawinin," apaan tuh? Dia ngomongnya cepet banget meskipun aku tetap bisa mendengar. Hanya saja aku ingin mendengar lebih jelas, takut kalau-kalau aku salah denger. "Apa-apa? gue gak denger!" kataku penasaran. Dia mendengus. "Kagak ada siaran ulang!" katanya kesal dan aku hanya tertawa saja melihat dia yang terkadang salah tingkah dengan segala leluconku. Du, masa gue harus nikah sama lu kalau gue gak dapet jodoh, geli banget deh gue bayanginnya.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido