Elfa & Alfa

Elfa & Alfa

  • WpView
    Reads 266
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Dec 31, 2018
"Nduk"belaian nenek membuyarkan lamunanku "Iya nek"sahutku "Kamu kenapa toh, kok kelihatannya murung gitu"tanya nenek sambil mengelus elus rambutku "Aku rindu ibu nek"perkataanku membuat nenek sontak memelukku "Nek aku rindu sama ibu, aku pengen ketemu sama ibu, coba kalau ibu masih ada, pasti ayah nggak akan benci sama aku"semuanya yang mengganjal di kepalaku aku tumpahkan semuanya,aku sebenarnya ingin mengatakan ini dari dulu, tapi hatiku masih mampu untuk menampung rasa sakit ini. Namun kini hatiku sudah kelebihan muatan, dan aku memerlukan orang untuk membagi rasa sakit ini, yaitu nenek. Aku nggak mungkin membagi rasa sakitku ini pada teman teman, karena teman temanku belum tau apa yang sebenarnya terjadi padaku.
All Rights Reserved
#3
anakpembawasial
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Alisa's Story
  • I'm broken [BHS#1]✓
  • ALBARISUS ✔
  • RUANG DEPRESI [ END ]
  • ARA - REVISI
  • HOME SWEET HOME [SUDAH TERBIT]
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • Aluka (Proses Penerbitan)
  • SENJA TERAKHIR[Hiatus Sementara]
  • Surat Dari Isi Hati Arluna (End)

'Aku cuma butuh "rumah pulang" aku capek mikir aku capek berjuang aku capek... Tapi aku cuma bisa nangis dan memeluk diriku sendiri , sampai rasa sakit kepalaku mulai sangat terasa .. aku fikir mati akan mengakhiri penderitaan ini , tapi bagaimna adikku? Bagaimana ayahku? Bagaimana kakakku? Aku tidak bisa melihat mereka sedih'. Begitulah tulisan seorang gadis yang sedang mengetik di atas keyboard nya. " Bahkan ibuku bukan tempat untuk aku pulang " gadis itu mendongakkan kepalanya yang terasa nyeri sambil menghembuskan nafas dari bibirnya " Aku capek bee... Aku capek dan semua orang tau seberapa menyedihkannya diriku" kedua gadis itu berpelukan, satu diantaranya melepaskan pelukan itu "lo itu egois lis!" "gw gk egois.." "lo terus terusan merasa klo lo yg paling sakit padahal nggak!" "hehee lo nggak bakal ngerti! Kalian gk bakal ngerti karna kalian gk ngerasain jadi gw.." Nadia alisa seorang gadis berusia 17th yang merasa dewasa sebelum waktunya dan merasa sendirian k etika kehilangan seseorang yg sangat disayanginya. "aku kangen banget. Jemput aku.. Nek" Cerita yang penuh emosi masalah keluarga cinta dan depresi Ceritanya mentok sama si cewek karna ini cerita saya sendiri yaa tapi full banyakan realita daripada halunya maklumin ajalah yaa sekalian curhat hehee

More details
WpActionLinkContent Guidelines