Impianku Bersamamu

Impianku Bersamamu

  • WpView
    LECTURAS 107
  • WpVote
    Votos 2
  • WpPart
    Partes 6
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, ago 10, 2019
Ainayya Nahda Shakila. "Aku hanya menuliskan apa yang menjadi imajinasiku. Begitupun tentangmu. Aku telah menulis dan mengabadikan semua tentangmu dalam tulisanku. Aku tak menyangka, tulisan itu seakan menjadi cerita kehidupan yang sangat nyata. Bahagia? Tak perlu kau bertanya. Tentu saja aku sangat bahagia". Azzaky Azzam. "Tidak banyak yang bisa kudeskripsikan. Dia cantik. Sedikit chubby, apalagi pipinya. Wajahnya bulat, oh aku lupa. Suaranya saat melatunkan ayat suci Al-quran, mampu membuatku terbius dengan suara merdu dan kefasihannya. Satu lagi, tajwid-nya MasyaAllah. Siapa dia?"
Todos los derechos reservados
#727
pernikahan
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Dzikir Cinta (Selesai)
  • AZALEA
  • Kekasih Pilihan
  • Umi untuk Putraku
  • Imamku Guru Fisika Tampan
  • Bismillah Akan Ku Hadapi (Revisi)
  • Imamku Badboy (SUDAH TERBIT) ✔
  • Quwwatul Hub
  • Imamku

"Neng, Aa boleh cium tangannya?" Asiyah mengangkat dagu perlahan, memindahkan pandangannya dari kancing baju dada suaminya menuju wajah sang suami. Pandangan mata mereka beradu, Asiyah tersipu, Salman tersenyum malu-malu. Perlahan tapi pasti Salman menggerakkan kedua tangannya yang gemetar, mengangkat lembut kedua tangan mungil istrinya yang terasa dingin. Salman mencium kedua tangan putih itu, mengecup dengan penuh cinta dan kasih, ia memindahkan kedua tangan Asiyah ke dadanya dengan masih mendekapnya dengan sebelah tangan saja. Tangan kanan Salman naik keatas ubun-ubun istrinya, Salman mulai berdoa dengan menengadahkan tangan kirinya yang masih menekan kedua tangan Asiyah didadanya. Salman berdoa khusyuk dan pelan, memohon keberkahan atas istri yang sudah Allah berikan kepadanya. "Hari ini, Aa sudah sah menjadi suami kamu, doain Aa semoga selalu bisa mendampingi kamu sampai akhirnya kita berjumpa di Jannah Allah nanti ya, kalaupun andai akhirnya maut yang memisahkan kita, Aa gak akan melarang kamu buat nikah lagi ya. Karena Aa sayang kamu karena Allah" Assalamu 'alaikum Jazakumullahu khoir untuk para pembaca Di next novel ini akan bercerita tentang pemeran utama Asiyah Abdullah yang terpaksa bercerai dengan suaminya yang soelh karena sesuatu. Akankah ia mendapatkan jodoh yang lebih baik dari Allah? Nantikan lanjutan kisahnya ya. Novelnya sudah selesai, akan di posting part demi part karena beberapa bagian masih proses revisi sedikit. Jazakumullahu khoiron 

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido