Impianku Bersamamu

Impianku Bersamamu

  • WpView
    Reads 107
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 10, 2019
Ainayya Nahda Shakila. "Aku hanya menuliskan apa yang menjadi imajinasiku. Begitupun tentangmu. Aku telah menulis dan mengabadikan semua tentangmu dalam tulisanku. Aku tak menyangka, tulisan itu seakan menjadi cerita kehidupan yang sangat nyata. Bahagia? Tak perlu kau bertanya. Tentu saja aku sangat bahagia". Azzaky Azzam. "Tidak banyak yang bisa kudeskripsikan. Dia cantik. Sedikit chubby, apalagi pipinya. Wajahnya bulat, oh aku lupa. Suaranya saat melatunkan ayat suci Al-quran, mampu membuatku terbius dengan suara merdu dan kefasihannya. Satu lagi, tajwid-nya MasyaAllah. Siapa dia?"
All Rights Reserved
#6
bersamamu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Silent, Please! (Re-up)
  • Takdir Terindah
  • Kekasih Pilihan
  • AYNA ; The Perfect Couple [TERBIT]
  • Umi untuk Putraku
  • Hanya Kepada-Mu
  • Zauji Zaujati [On Going]
  • Persimpangan Jalan (END)
  • A B I A N : Insaf Boy  [END]
  • Quwwatul Hub

Ada nggak sih manusia bumi yang hidupnya monoton banget nggak ada cabang-cabangnya kayak aku? Setiap hari cuma jalani hidup seadanya. Nggak ada perlawanan, udah kayak hidup nggak mau tapi mati aja segan. Selalu nurutin perintah orang tua, disuruh ini itu nurut. Bahkan di suruh nikah sama orang yang nggak dikenal pun tanpa sungkan langsung ngangguk. Nggak nolak atau apa pun itu? Kayaknya cuma aku deh manusia bumi yang pantas banget dikasih penghargaan sebagai manusia terbaik. Di lamar sama orang asing--yang konon katanya temen paud langsung ngangguk aja nggak banyak protes. Cuma bisa berserah diri sama Tuhan semoga dibukakan jalan mudah selebar-lebarnya. ><>< "Calla, saya izin bawa kamu ke apartemen boleh?" "Ada cewek lain nggak, Mas? Saya ini tipikal cewek baik-baik yang memusuhi buaya!" "Tenang saja. Kamu cewek pertama yang saya bawa ke sana! Nanti malam jangan lupa, malam pertama kita!" "........" "Boleh kabur nggak sih?" "Nggak boleh, kamu sudah saya bawa masuk ke dalam hidupnya seorang Aditya Arsenio. Saya jamin kamu akan bahagia!" "Eitss, jangan lupa headset bluetooth saya di kembalikan. Nanti saya belikan yang baru, khusus buat kamu, istri saya!" Yuk, baca keseruan kehidupan Calla Heelwa dan Aditya Arsenio. Langsung ke prolog, ya? Jangan lupa dukungannya!

More details
WpActionLinkContent Guidelines