LEIA
  • WpView
    Reads 70,275
  • WpVote
    Votes 2,949
  • WpPart
    Parts 43
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Nov 14, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
"Apapun atau siapapun yang telah membawa mu pergi, tak akan pernah menciptakan satu alasan pun yang membuatku untuk menyerah kepadamu. Pada akhirnya, apapun atau siapapun yang telah membawa mu pergi tetap akan menyerah kepada takdir Tuhan" Leia, seorang perempuan yang bekerja sebagai seorang auditor diharuskan untuk menerima sebuah tugas yang membawa nya kembali ke sebuah kota yang sudah lama dia tinggalkan, yaitu kota Promptation. Kota tersebut dulunya merupakan kota yang mengisi hari-hari Leia dengan kebahagiaan sebelum perpisahannya dengan Ebi terjadi. Sudah 2 tahun lamanya sejak Leia meninggalkan kota tersebut sekaligus pergi jauh dari Ebi. Kini Leia telah berhasil move on. Kini Leia telah menjalin kasih bersama Hardian yang mencintainya sepenuh hati. Namun takdir mengharuskan Leia untuk kembali ke kota Promptation. Lalu apa yang harus Leia lakukan? Bagaimana perasaan Leia ketika dia harus kembali bertemu dengan Ebi? Apakah Leia dan Ebi masih saling mencintai?
All Rights Reserved
#4
audit
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LDR
  • Ini Cinta atau Kesalahan Teknis?
  • Love Different Religion (On Revision)
  • Takdir Cinta Kita
  • I'm in Love Again
  • Cinta Tanpa Rencana (SELESAI)
LDR

"Kenapa?"-Bianca Aurelia Malvina "Nggak"-Reza Daylon Pratama "Kamu sekarang lebih irit bicara,kasih alasan yang jelas kenapa kamu berubah sikap, kamu tidak bisa perlakukan aku seperti ini terus menerus" ucap Bianca lemah "Tolong menjauh dari gue" ucap Reza dengan tatapan dingin. "Nggak.. alasannya apa? ini nggak masuk akal za" Bianca menghela nafas dengan gusar dengan tubuh bergetar. "Dasar cewek". Desis Reza dengan tersenyum kecut. "Aku akan terus bertahan" ucap Bianca menundukkan kepalanya Reza membulatkan matanya. "Lo udah gila?" Ucap Reza dengan menahan kesal dan langsung pergi meninggalkan Bianca sendirian di kafe. Tanpa disadari,air mata pun lolos dipipinya. Bianca tersenyum, dia tidak tahu harus berbuat apa lagi agar Rezanya itu bisa kembali bersama dengannya lagi, apa Reza masih mencintainya? Apa Bianca harus mempertahankannya karena sudah menjalin hubungan sampai bertahun. Atau Bianca harus melupakannya? Tetapi saya pikir Bianca tidak akan bisa melupakannya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines