Loving Thirty Days

Loving Thirty Days

  • WpView
    LETTURE 18
  • WpVote
    Voti 0
  • WpPart
    Parti 1
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione sab, apr 11, 2020
WpInfo
Narrativa
Storie d'Amore
"Gue heran sama lo,dalam hal pelajaran aja lo paling pintar,tapi dalam hal cinta lo itu paling bodoh.semua orang juga tahu kalo si dimas itu gak beneran cinta sama lo,dia itu cuman manfaatin lo aja" Plak!! Mika menampar arka dengan keras,emosinya sudah tidak bisa dia tahan lagi.kali ini arka benar-benar kelewatan,memangnya tahu apa dia tentang hubungannya dengan kak dimas sampai dia berani ngomong kaya gitu. "Gue itu datang kesini mau nyuruh lo meminta maaf,bukan malah men-judge hubungan gue.Dan satu hal lagi kalaupun benar kak dimas emang cuman mau manfaatin gue aja,itu lebih baik,dari pada cowo kaya lo yang hobinya mainin cewe doang. lebih sampah"ucap mika penuh dengan penakanan,kemudian hendak melangkah pergi. "Gue akan buat lo jatuh cinta" Mika menghentikan langkahnya dan membalikan badannya menghap arka. "Gue akan buat lo jatuh cinta pada gue dalam waktu 30 hari ini.ok,kalau dalam waktu 30 hari ini gue masih belum bisa buat lo jatuh cinta juga gue akan minta maaf sama cowo sampah itu,gue akan lakuin meski harus sujud dikakinya sekalipun.tapi kalo gue berhasil buat lo jatuh cinta lo harus jadi pacar gue dan lupain jauh-jauh cowo sampah itu.bagaimana setuju????"jelas arka panjang lebar. Mika membelalakan matanya mendengar perkataan arka barusan,berusaha mencerna dengan susah payah.dia tidak menyangka kalau arka itu benar-benar gila. "Lo gila,cinta itu datang dengan sendirinya.gak harus di target kaya gitu.lagian mana ada cinta datang secepat itu,apalagi buat cewe seperti gue.wahhh lo itu benar-benar sinting" "Kita buktikan saja.siap-siap dalam waktu 30 hari kedepan lo bakal tahu bagaimana pesona seorang arka bramasta satrio.are you ready baby"ucap arka dengan senyum manis khasnya, kemudian pergi meninggalkan mika yang masih menatap bengong seolah baru saja terhipnotis.
Tutti i diritti riservati
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • BarraKilla
  • 365 Day's to Fall in Love
  • JANUARGHA
  • 𝘖𝘯𝘭𝘺 𝘠𝘰𝘶 (END)
  • AURORA [END]
  • DERA❤
  • AILAH(END)✅

LENGKAP! Follow akun ini sebelum baca🐧 Warning! Peringatan! Cerita ini bisa membuat kalian mengumpat, menangis, dan tertawa (jika satu SELERA)🍭 "Barr, aku juga nggak tahu kenapa Raden nyium aku." "Shit! Diem, Bego!" "Maaf." "Tahu nggak, kenapa gue nerima lo jadi pacar gue? Padahal lo yang nembak gue duluan di UKS dengan nggak punya malunya." "...." "Lo itu menyedihkan, Killa. Sangat menyedihkan. Gue selama ini cuma.... kasihan sama elo." "Barra, dada aku sakit." "See? Lo minta dikasihani lagi?" "Maaf." "Dan lo selalu mengatakan maaf biar lo semakin dikasihani." "Barra, kamu beneran mau aku pergi?" "Lo masih mau di sini? Nggak tahu diri banget. Habis ciuman sama suami orang, masih mau sama gue. Karena cuma gue yang bisa ngasih lo segalanya. Gue jijik sama elo." "Makasih, ya, udah mau jadi pacar Killa. Udah mau bahagiain Killa. Hehehe. Kita akhirnya pisah." "Gue nggak mau lihat lo lagi." "Hehehe." "...." "Barrabas Mahesa, makasih udah pernah jadi yang terbaik buat Killa." I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. Titik tertinggi mencintai adalah tahu diri untuk menerima sebuah kehilangan. "Barra, kenapa cara kamu mencintai aku kayak gini?" • Demi kenyamanan Anda saat membaca, disarankan memfollow akun penulis terlebih dahulu. • Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dalam cerita ini tanpa izin tertulis dari penulis. Semua yang ada dalam cerita ini murni hasil pikir penulis, maaf jika ada kesamaan nama, tempat, karakter, dan sebangsa itu. Selamat membaca!

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti