Membaca Hujan

Membaca Hujan

  • WpView
    Reads 80
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadComplete Wed, Nov 21, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Hujan... Aku menyukaimu, bahkan jatuh cinta padamu Kau begitu tulus dan istimewa, karenanya aku jatuh cinta Saat kau tersakiti kau tak benci, bahkan saat kau terluka kau tak kecewa Malah, kau hadirkan pelangi saat kau beranjak pergi Padahal kau tersakiti karna harus terjatuh ke bumi Kau pun menjadi saksi atas apa yang terjadi Hingga kau menyimpan beribu story Dan dalam setiap hadirmu tersirat kenangan Itulah kenapa hobiku "membaca hujan". ^~^ ^~^ ^~^ ^~^ ^~^ ^~^ ^~^ ^~^ ^~^ ^~^ ^~^ Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh... Hai para penikmat karya ! Aku bawa karya keduaku yang berawal dari candaan bersama teman-temanku ! Semoga kalian suka dan bisa support aku ya ! Tolong di maklumi karna masih amatiran !
All Rights Reserved
#885
pilihan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PORTRAIT ☑
  • SOLITUDES
  • HADIAH DARI LANGIT [END]
  • Hujan di Malam Hari
  • My Home [Hujan Series]
  • about us and him ✔️
  • [As3] Cerita Aku, Kamu Dan Kita
  • Raina Maramitha
  • The Rain

Peniel mendekat, ia memegang kedua bahu kecil Zahra dan menyiratkan penuh tanda tanya,"kau baik-baik saja? Zahra, apa kau marah karena kameramu?". Tak ada balasan, gadis itu hanya tertunduk dan terisak,"Zahra, katakan padaku, ada apa? Hmm?" Kasar, Zahra menepis lelaki itu,"aku tidak baik-baik saja! Ini sangat sakit... semuanya semakin menyakitkan... kupikir... kupikir... jika mengabaikannya akan baik-baik saja tapi bukannya menghilang justru semakin dalam..." dia menangis keras di depan Peniel, ucapan yang terdengar seperti curahan hati dan penuh kekesalan itu membuat Peniel tertunduk. "Nado..." dia kemudian mendongakkan kepala dan menajamkam matanya,"setiap hari aku tersiksa karena merindukanmu. Aku ingin berkata jika menyukaimu tapi... aku hanya dapat diam karena perbedaan kita. Aku selalu ingin tahu apa yang kau makan, bagaimana tidurmu, dan apa kau bahagia setiap waktu..." Selangkah lebih maju, dia kembali memegang kedua pundak Zahra,"ma'af... tapi aku menyukaimu. Jangan memintaku menjauh," Saya: iya, Bang. Dedek gakkan' menjauh...." peluk Peniel. 😂😂😂 itu bahasa saya. Gimana menurut ceritanya? Bwhahaaaa liat aja sendiri. Bhaks!!! Wkwkwwk....

More details
WpActionLinkContent Guidelines