Driver Me Crazy

Driver Me Crazy

  • WpView
    Reads 3,862
  • WpVote
    Votes 138
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Feb 7, 2019
"Edi, saya ini sudah kenyang makan asam garam. Gelagat seseorang, tabiat, ataupun busuknya hati orang, saya bisa menilainya hanya dari kerlingan matanya saja. Dan sejak pertama kali melihatmu, saya tahu kamu itu anak muda yang jujur dan setia. Jadi... ini permintaan saya: nikahi putri saya." Edi, supir pribadi seorang pengusaha kaya, diajukan permintaan tak terduga oleh majikannya. Lebih tepatnya, ditimpuk beban berat secara tiba-tiba. Dan ia tak dapat menolak selain mengiyakannya.
All Rights Reserved
#3
edi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BYE, MANTAN! (TAMAT)
  • Forced To Marry (On Going)
  • Suamiku Amnesia (REPOST)
  • GEEK PLAY LOVE
  • Trapped By A Pervert
  • Second Wedding  [SELESAI]
  • Istri Cadangan
  • Saujana Sandyakala ~ Completed
  • A [Completed]
  • Jerat Cinta Mantan Calon Ipar

Suamiku tidak mencintaiku, saudari seayah beda ibuku ternyata seekor ular beracun, dan hidupku tidak baik-baik saja. Bahkan suami antagonis dalam sinetron murahan pun jauh lebih baik daripada suamiku yang membuatku sakit, sekarat, lalu mati. Benar-benar kurang ajar! Barangkali semesta menaruh simpati terhadapku hingga memberiku kesempatan kedua. Aku kembali ke masa sebelum terjerat pernikahan konyol dengan mertua yang sifatnya mengalahkan ibu tiri dalam serial picisan. Mengejar cinta suamiku? Humph! Mimpi! Aku tidak peduli dengan keluarga maupun suamiku. Kuputuskan meninggalkan mereka, menyepi ke pinggiran kota, dan membangun kehidupan baru yang ideal bagi orang sepertiku. Namun, memang dasar setan! Mereka masih saja mengganggu dan berharap aku akan bersedia mengorbankan kebahagiaanku demi sesuap kasih sayang semu! Sialan! Jambu! Beri aku ibu peri! Sekarang! "Mau jadi menantuku, Sayang?" Tetanggaku, seorang nenek mencurigakan yang mungkin saja penyihir, menawarkan cucunya kepadaku. Memangnya apa yang bisa kulakukan? Tentu saja menerima pernikahan tersebut! Dengan begitu mantan suami dan mantan keluarga yang berengsek itu takkan bisa menyentuhku. Jenius! "Sayang, yuhuuuuu! Aku datang!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines