The Last Dream

The Last Dream

  • WpView
    Reads 257
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Oct 2, 2022
À Propos des Rêves [Tentang Impian] Dan Harapan Terakhir ---------------------------------- "Kakak kuliah disana karna aku ya ?" tanya Aruna pada Marcus yang sedang membasuh peluh usai bermain basket dengan Lucas. Marcus menoleh. Ia tidak bisa berbohong pada adik kesayangannya. "Delta janji ya bakal berjuang untuk sukses meraih cita-cita ?" "Pasti. Aku akan tekun dan nggak mengecewakan Mark dan Luke." Aruna mengangguk mantap. Ia mengukir janji itu dalam dirinya. Ia tidak akan menyia-nyiakan pengorbanan kakaknya. ----- "Aku nggak mau ketemu siapapun lagi. Kalian semua jahat. Aku benci kalian." jerit Aruna dalam isak tangisnya. Ia sungguh menyesal. Ia mengingkari janjinya. Pengorbanan kakaknya sia-sia. Keinginan mama tak akan terwujud. Kerja keras Lucas berantakan. Lucas dengan sigap membawa Aruna pergi dari sana. Sementara itu, Edgar menatap Aruna dalam. Hatinya teriris. Gadis yang selama ini menjadikannya tempat bertumpu selama disini juga tak ingin bertemu dengannya lagi. ----- Bisakah waktu diputar ? Oh, tepatnya..... Bisakah yang mustahil menjadi mungkin ? -------------------------------------------------------- Copyright ©2018 by @Nurafna25_
All Rights Reserved
#42
edgar
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aspettare
  • ALKANTARA || END || Belum Revisi
  • Morgan Story
  • ALDIR (SEGERA TERBIT)
  • SetaLyna
  • The Hope (Completed)
  • Langit Yang Merenggut Cinta
  • Ambisi (The Wrong Part Of Town)
  • Criticalove [SELESAI]
  • My Name is SYANARA (COMPLETED)
Aspettare

[[ SEDANG DI REVISI ]] [[ AKAN SEGERA DITERBITKAN OLEH NOVELINDO PUBLISHING ]] ✨✨✨ "Aku janji, aku akan menemuimu ketika keadaan setengah gelap di bumi, sesudah matahari terbenam ketika piringan matahari secara keseluruhan telah hilang dari cakrawala. Ketika pertemuan antara gelap dan terang terjadi. Ya, saat itu akan kembali dan menemuimu. Saat senja tiba." Kalimat yang selalu kuingat dengan jelas, diucapkan oleh teman masa kecilku sekaligus cinta pertamaku Rakka Sanjaya. Aku memang tidak pernah tahu kapan Rakka akan kembali, tapi satu-satunya opsi yang memang sengaja kupilih adalah aku akan tetap menunggu Rakka datang dan menemuiku seperti dulu lagi. Aku yakin, Rakka tak mungkin ingkar janji. Kalau orang-orang bertanya sampai kapan aku mau bertahan. Maka akan kujawab, sampai waktu yang tak ditentukan, dimana aku masih mampu bertahan dalam cinta sendirian yang penuh ketidakpastian. Tertanda, Keinarra Ilania

More details
WpActionLinkContent Guidelines