A D R I E L A •

A D R I E L A •

  • WpView
    Reads 222,549
  • WpVote
    Votes 5,456
  • WpPart
    Parts 50
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Oct 7, 2019
#1 frendship (17-juni-2019) #6 penyakit (23-agustus-2019) (FOLLOW DULU SEBELUM BACA) (JANGAN LUPA TINGGAL KAN JEJAK ⛤) "Gue mau tanya sama lo" "Nanya apaa?" "Em kenapa si lo gak jujur aja sama gue?" Tanya Arian "Maksud lo?" "Penyakit lo?" Adriela langsung terkejut, kok bisa tau? Kok bisa tau?- Adriela Lo udah gak bisa apa-apa lagi, gue udah tau semuanya- Arian "Gue gak ngerti maksud lo" Jawab Adriela tak mau kalah "PENYAKIT YANG LO DERITA SELAMA INI GUE GAK TAU GITU? GUE TAU SEMUANYA ADRIELA" ucap Arian dengan tatapan tajam "Gue gak papa kok, gue gak sakit buktinya sekarang gue disini bareng lo" Adriela mencoba meyakinkan Arian "GAK USAH NGELES LAGI, GUE UDAH TAU GUE CUMA MAU BILANG KENAPA LO GAK JUJUR SAMA GUE HAH?KENAPA LO GAK BILANG SAMA GUE KALO LO PUNYA PENYAKIT, KENAPA?" Bentak Arian Adriela pun tak bisa membendung air matanya lagi ***** Sekilas cuplikannya yaa hehe, lebih lanjut?baca aja wkwk Mohon maaf, bila ada kata yang gk berkenan atau masih banyak typo bertebarannya hehe karna ini cerita pertama yang aku publis, jadi mohon doa dan dukungannya yaa biar tambah semangat buat post disetiap chapternya Ohya, jangan lupa tinggalkan jejak manis kalian yaa dengan vote dan comen❤ *Happy reading*
All Rights Reserved
#184
ganteng
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ditya
  • Bad Girl VS Bad Boy *Sudah Terbit
  • AUDREY
  • ADRIEL | END
  • MY FAKBOY [END]
  • GALANG [SELESAI]
  • DAKSA [END]
  • GALASKA [RE-UPLOUD]
  • THE BRANDAL GIRLS
  • My Prince
Ditya

[ judul awal : Nine years ago ] " Mending lo pergi " " Pergi! " Bentak Ditya kepada Lili yang masih saja berdiri di depannya di ruangan serba putih ini. " Gak " Respon Lili tegas sambil menatap mata Ditya tegang. Ia mendekati Ditya yang sedang duduk diranjangnya.Air matanya sudah menggenang di pelupuk matanya namun ia pertahankan untuk tidak jatuh saat itu juga. " Gwe bilang pergi li. Sebenarnya apa sih alasan lo masih bertahan sama gwe yang gak guna ini? Gwe bener bener gak ngerti sama jalan pikiran lo " Ucap Ditya memalingkan wajahnya, kemudian melanjutkan ucapannya " Asal lo tau ya Li, fisik gwe ini akan mati,sebelum itu, mental gwe juga akan mati dan nantinya lo akan hilang dari ingatan gwe. Jadi lebih baik lo per- " cup- Ditya kaget dengan yang dilakukan Lili. Sekilas namun berhasil membuat degup jantungnya tak karuan. " Jangan usir gwe kaya gini dit,jangan usir gwe dari kehidupan lo " Ucap Lili dengan suara yang gemetar. Tenggorokannya terasa tercekat menahan untuk tidak menangis. " Gwe tau lo takut jadi gwe mohon lo gak perlu takut. Gwe adalah ingatan Lo. Gwe adalah hati Lo " Lili tak bisa menahan air matanya. Satu persatu cairan bening itu keluar dari pelupuk matanya. " GUE CINTA SAMA LO DIT,GUE SAYANG SAMA LO, GUE MAU LO BERTAHAN UNTUK GUE DAN GUE MAU LO SEMBUH " sih amatir. Mohon dimaklumi :))

More details
WpActionLinkContent Guidelines