Puisi
  • WpView
    Reads 27
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Nov 11, 2018
WpInfo
Poetry
Hujan Manusia punya banyak rasa Dunia punya banyak cuaca Tersenyum, dibawah terik matahari Terdiam dikala langit abuabu Tertawa ditengah hembusan angin Menangis ditengah hujan . . . Selamat malam, sejujurnya bagian ini hanya akan berisi puisi buatanku. Semoga bisa membuat satu atau dua manusia menjadi bahagia melihatnya.
All Rights Reserved
#688
berpuisi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kepada Langit [Terbit]
  • Pagi
  • ARUNA Dalam Diam, Aku Tumbuh
  • Bayangan di Baris Penonton
  • »The Love Behind Secrets!
  • Setulus Rasa Untuk Kehidupan
  • The Disappearance of Butterfly
  • Indonesian Poetry

Perasaan tak selalu datang dengan suara. Kadang ia tumbuh dalam diam, bersembunyi di balik tatapan yang tak pernah bertemu. Inilah kisah Nara. Seorang gadis yang hidupnya tenang, penuh pengamatan, dan menyimpan rasa yang tak terucap. Hari-hari Nara berjalan dalam ritme sunyi yang tak pernah benar-benar kosong. Dan seperti langit yang luas namun tak pernah bersuara, Nara menyimpan segalanya dalam dirinya. Awan-awan perasaan, cahaya harapan, juga gerimis yang turun tanpa aba-aba. Tapi sebagaimana setiap keheningan menyimpan potensi untuk menjadi suara, cinta yang diam pun menyimpan kemungkinan untuk berubah, menjadi keberanian, atau kehilangan. Karena langit pun tahu, meski ia diam, ia selalu bicara pada yang mau mendengar.

More details
WpActionLinkContent Guidelines