rumah kenangan

rumah kenangan

  • WpView
    Reads 13
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Nov 12, 2018
WpInfo
Fiction
Horror
Hei, saya punya beberapa kisah nyata yang langsung di alami oleh keluarga saya di rumah nenek saya yang lama. Rumah nenek saya ini di daerah Purbalingga. Pada saat itu, kampung kami masih jarang penduduknya. Depan rumah kami adalah sawah padi yang membentang luas, sebelah kanan rumah kami adalah sebuah lapangan kecil, sebelah kiri dan belakang rumah kami adalah Empang ikan. Langsung saja saya ceritakan beberapa pengalaman keluarga saya. " agar tidak penasaran langsung baca aja yuk ceritanya "
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kembali
  • JEMBATAN PESUGIHAN
  • Misteri KKN Di Desa Penari
  • kumpulan cerita mistis dari pulau kalimantan
  • RAGU : THE SECRET STORY
  • Rumah Bercat Putih
  • The Forest of Destiny | Nomin ✔
  • Santet Pring Sedapur
  • KEJAWEN : jilid 1
  • Dibalik Pintu [Bts Horor]
Kembali

Kurasakan hangat mentari menyentuh wajahku, membangunkanku dari tidur di perjalanan yang panjang. Aku sudah tak mempunyai urusan lagi dengan ibukota karena kuliahku telah selesai. Angin sejuk pagi hari masuk dari jendela bus yang sedikit terbuka, membelai rambutku yang tak begitu panjang. Kulihat di sekitarku tak ada orang selain aku dan sopir bus. Sedangkan di luar, pepohonan lebat berusaha menghalangi sinar mentari untuk mengenaiku. "Aku hampir sampai," kataku di dalam hati. Adikku pernah bercerita kalau di desa sudah banyak perubahan menjadi lebih maju. Aku jadi sedikit penasaran seperti apa desa yang kutinggalkan selama empat tahun itu. Ternyata desaku memang berubah, tak hanya pembangunan di mana-mana, namun aku disambut dengan kematian aneh beruntun yang tak diketahui penyebabnya. Pilihan ada di tanganku, apakah aku harus lari, atau aku tetap harus kembali?

More details
WpActionLinkContent Guidelines