Cewek Gesrek Nemu Jodoh (End)

Cewek Gesrek Nemu Jodoh (End)

  • WpView
    Dibaca 9,456
  • WpVote
    Vote 386
  • WpPart
    Bab 22
WpMetadataReadLengkap Rab, Jan 1, 2020
WpInfo
Fiksi
Romansa
Ini sequelnya "After Your Defarture" Ini cerita tentang anak ke-2nya Deni Prasetya! Sebuah takdir yang bener-bener belum pernah gue rasain sebelumnya, takdir yang bener-bener gak pernah terfikirkan sebelumnya! Suka dan Cinta itu emang beda, sangat berbeda! Gue gak pernah tau itu, sebelum gue menyadari apa yang terjadi sama diri gue . This is my life story!! Go read it out and voment!! DON'T COPPY MY STORY!!!!!!!
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#372
percintaan
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Lovakarta
  • Behind The Smile (TERBIT)
  • Our Journey To Love
  • Yes! Mr. Husband | TERBITβœ“
  • Menikahi Pria Yang Pernah Aku Bully [END]
  • Jika Kita Tak Pernah Jatuh Cinta
  • May I Love You?
  • Lactating The Ice Prince βœ“
  • Fate Of Love βœ”οΈ
  • Anugrah Azizah
Lovakarta

[COMPLETED] Lovakarta #1 Julukannya Hujan istimewa. Soalnya, Hujan yang satu ini selalu di damba-damba. 999 dari 1000 hati menyatakan ketertarikan padanya. Seharusnya, cerita ini mudah. Hujan tinggal pilih saja salah satu dari 999 hati yang ada. Tetapi, Hujan justru mengambil alur susah. Ia malah jatuh cinta pada 1 hati yang menyatakan penolakan mentah-mentah. Rintik yang menggelitik. Gerimis yang manis. Sampai Hujan deras yang melenyapkan panas. Hujan mencoba semua intensitas berusaha membasahi sang hati dengan kesejukannya. Hanya saja, tingkah sang hati yang selalu menghindar dari Hujan membuat jalan cerita jadi rumit pangkat tiga! Menariknya, beribu luka yang diterima Hujan istimewa sama sekali tidak dianggapnya sebagai alasan untuk menyerah... **** [COMPLETED] Lovakarta #2 Kata orang, cinta tak ubahnya sebuah impian. Butuh pengorbanan. Menuntut diperjuangkan. Tapi, pernahkah kau sampai menjadi Hujan sepertiku? Yang terus merintik, hanya untuk membuat dia tertarik. Selalu bersikap semanis gerimis, bahkan setelah berkali-kali ditepis. Juga tidak pernah lelah menderas, meski sama sekali tak dapat balas. Sungguh. Cinta ini bukan hanya menjadi ketidakadilan untukku. Lebih dari itu, aku tersakiti begitu jauh. Sampai tidak bisa membedakan apakah yang sedang kujalani adalah serangkai cerita, atau sekedar sebuah pengalaman terluka? Tapi, walau menjadi Hujan adalah patah hati terbesarku. Semua itu tidak akan membawa pengaruh. Tidak pula merubah sesuatu. Sebab, ujung-ujungnya, aku tetaplah aku. Si Hujan yang cuma tahu satu. Jatuh.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan