We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Kyranggara

Kyranggara

  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Dec 18, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Tagssma
Bukan cerita badboy dan cewe nerd, hanya sefruit cerita kehidupan di SMA yang tidak ada spesial-spesialnya, awalnya:). Kyranayda Firdaus. Kay, nama yang biasa dipanggil orang orang ke gua. Cewek dengan kepribadian biasa diantara teman-teman perempuan di kelasnya yang luar biasa feminimnya, taat sama aturan, ga populer, cantik natural hanya dengan bedak bayi dan lipglossnya, pinter tapi ada satu titik dimana Kay akan selalu lemot buat ngehadapinnya, contohnya saat dihadapan seorang Zydan. Tanpa arti, tanpa makna tertentu, hanya sebuah 'Kay'. Tapi itu sebelum ada Zydan. Zydan Anggara. Zydan, biasa dipanggil Zyd sama orang-orang. Cowok dengan kepribadian biasa, ga bandel (tapi pernah ngelanggar aturan), pinter tapi ga nunjukin, populer, ganteng(?) who knows..? Definisi ganteng tiap orang beda, seperti contohnya cara Kay melihat Zydan. Tidak, bukan Zydan bagi Kay, hanya Idan. Sesederhana itu.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sayang
  • GHAVARI
  • the cold man is mine
  • Beauty
  • Kelas A [End]
  • COOL BOY VS BAD GIRL
  • Fuck Boy
  • Four Bad Girls
Sayang

TERBIT 📖 - "Siapa yang bernama Sayang di sini?" teriak panitia itu, membuat sebagian orang di sana menahan tawa sekaligus penasaran. "Ayo ngaku aja." Alya mengangkat wajahnya. "Sayang...," panggil cowok itu lagi, membuat Alya melihat ke sekelilingnya. "Nggak usah cari ke sana kemari karena yang namanya Sayang itu kan elo." Alya mengernyit. Geli. Dia menatap cowok itu. Kernyitan di dahinya semakin dalam saat cowok itu melihat ke arahnya sembari tersenyum. "Halo, Sayang?" Cowok itu mengangkat tangannya. "Kenalin, gue Arya." Mulai hari itu, Alya tak tahu bahwa kehadiran Arya ke depannya akan memberi warna dalam hidupnya. Warna-warni. Dan jangan lupakan kelabu. copyright©2019, sirhayani

More details
WpActionLinkContent Guidelines