About You (ON GOING)

About You (ON GOING)

  • WpView
    Reads 89
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jul 22, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Luka adalah cara Luna bertahan, luka adalah cara Luna belajar tersenyum kepada oranglain, dan luka bagi Luna sudah menjadi kebiasaan hidup. Antara sempurna dan tidak sempurna. Tidak ada yang sempurna di dunia ini kecuali terluka. Entah terluka secara perlahan atau terluka secara bertahap. Hingga suatu hari luka itu bertambah, terluka karna rasa rindu, terluka karna dinginnya seseorang yang luna cintai dalam diam. Apa arti bahagia untuk luna? Sosok yang dingin dan tak tersentuh itu akan terus menyakiti luna, sampai kapanpun. Bagi dia tidak ada yang sempurna, karna bagi luna bahagia luna hanya luka dan terluka. Maka takdir itu salah. Takdir berkata lain. Hingga sosok itu berbalik, dan tersentuh. Maka entah apa yang akan luna lakukan. Menjauh atau mendekat, lalu menyapa atau berlalu. Ini semua terlalu tiba-tiba. Hingga saatnya sosok itu jatuh cinta padanya. Pada seorang Aruna Kanaya.
All Rights Reserved
#300
pertengkaran
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sudut Luka Nazea
  • TITIK LUKA
  • Happy Ending Doesn't Exist
  • Pretend Love Hurts the Most ( fresha )
  • Masih Ada Kamu di Setiap Luka [TAMAT]
  • RUANG LUKA (END)
  • Milk Loving Baby [FreSha]

"ketakutan terbesar seorang anak adalah perpisahan orang tuanya. Kehilangan mama dan papa sama halnya dengan kehilangan seluruh napas. Enggak ada mama sama papa rasanya sunyi dan hampa, rasanya berkali-kali lipat lebih sakit dari apapun. Dunia juga terasa sudah tidak berarti." ~Queenza Nazea Azalea ˚₊‧꒰ა☁️☁️☁️໒꒱ ‧₊˚ Di ajarkan melangkah, meski tertatih-tatih dan berujung jatuh. Di latih menapaki tangga meski berulang kali terhenti karna lelah. Bagi nazea, hal yang paling menyedihkan adalah ketika dihadapkan dengan kehancuran keluarga. Nazea benci perpisahan. Karena nazea tidak suka di tinggalkan. Nazea benci sendirian, karena nazea kesepian. Namun, apa yang sudah retak, akan tetap pecah. Pada akhirnya, meskipun nazea tidak suka, nazea harus menerima. Ada yang mengangkat tangan tinggi-tinggi seraya menjerit tak sanggup, ada yang menyembunyikan kepedihan sekuat mungkin sembari terus menerus mengulas senyum. Karena hanya diperuntukkan dua pilihan, bertahan atau menyerah? Atau lebih tepatnya, mampukah berdiri di atas ubin keikhlasan? "lagi, dunia kembali mempermainkan hidupku. Namun, sampai kapan?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines