Moodbreaker

Moodbreaker

  • WpView
    Reads 77
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Mar 17, 2021
Arnan Esa Atlanta, tipikal pria yang dikenal akan banyak hal buruk yang melekat dalam dirinya. Tetapi di sisi tingkat keburukannya, dia juga punya satu hal yang bahkan bisa dibilang 'terlalu baik'. Dia pintar, satu-satunya murid SMA Erlangga yang selalu saja berhasil mempertahankan peringkat satu paralel di tiap semesternya. Hal ini membuat kebanyakan orang sangat menyayangkan sikap buruk yang melekat dalam dirinya, sebab itu terlalu miris jika harus dibandingkan dengan prestasi gemilang yang telah dicapainya. Tetapi pria itu selalu punya cara tersendiri untuk mengatasi berbagai persoalan yang hinggap dalam hidupnya. Sementara Nadina Elshaira Girinda, gadis blasteran yang punya banyak kelebihan, selalu saja berprinsip tentang bagaimana caranya mengalahkan peringkat paralel pria yang disebut sebagai 'moodbreaker' -nya. Copyright©2018 by Firliana IS
All Rights Reserved
#33
shs
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SKRIPSUIT  ✔
  • JANUARGHA
  • ALATAS
  • Wanodya
  • Love Letters [END]
  • ARGA(End)
  • AURORA [END]
  • TARTARUS (END)
  • PESAN UNTUK RAYAN

{Completed/utuh/tamat} Fayka mau tak mau harus sering bertemu dengan Yasa karena memiliki dosen pembimbing yang sama. Berawal dari sesama kesengsaraan korban dospem, bagaimana jika Fayka mulai baper karena Yasa, yang mendapatkan predikat fakboi, terus bersikap manis padanya? *** Setelah empat tahun menempuh pendidikan di jurusan psikologi, Fayka seperti mahasiswa lainnya harus mengerjakan tugas akhir skripsi. Sialnya, Fayka mendapatkan dosen pembimbing yang killer dan membuat jantungnya tak keruan setiap akan melakukan bimbingan. Namun, penyebab jantungnya tak keruan bukan hanya dosen pembimbing. Yasa, sang kayak tingkat penyandang status fakboi kampus, mendapatkan dosen pembimbing yang sama dengan Fayka dan terus bersikap manis pada Fayka. Menolak rasa bapernya, Fayka mencoba memfokuskan diri pada skripsi yang harus diselesaikannya segara akibat tuntutan sang Ibu. Sayangnya, takdir tidak selalu berpihak pada Fayka untuk mempermudah jalannya menuju sidang. Lalu bagaimana dengan perasaan Fayka jika ketika badai menerjang hidup, Yasa adalah orang yang selalu hadir di sisinya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines