Seluas angkasa

Seluas angkasa

  • WpView
    Reads 537
  • WpVote
    Votes 107
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadComplete Mon, Sep 21, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Hidup Kaylana berubah total semenjak kejadian itu. Seketika semuanya berubah. Kaylana yang sekarang bukan Kaylana yang dulu. Hidupnya kembali berubah ketika seseorang masuk kedalam kehidupannya. Seseorang yang bisa mengembalikan senyuman kaylana, seseorang yang berhasil mengubah kehidupan Kaylana, seseorang yang memberi warna warni kehidupan bagi Kaylana. Siapakah orang itu? penasaran sama ceritanya yuk langsung aja dibaca and don't copy my story. Enjoyyy With love, Rachelenant
All Rights Reserved
#656
penyesalan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BarraKilla
  • LAVANYA
  • [2] Ending Scene [Completed]
  • Remember You - {On Going}
  • RadenRatih
  • Savero Archandra || Haechan || END
  • Rumah Penuh Kaca [COMPLETED]
  • RAVA : Rafael - Vanya ( THE END )
  • SYAKILA
  • || I'm NOT Her || End βœ”

LENGKAP! Follow akun ini sebelum baca🐧 Warning! Peringatan! Cerita ini bisa membuat kalian mengumpat, menangis, dan tertawa (jika satu SELERA)🍭 "Barr, aku juga nggak tahu kenapa Raden nyium aku." "Shit! Diem, Bego!" "Maaf." "Tahu nggak, kenapa gue nerima lo jadi pacar gue? Padahal lo yang nembak gue duluan di UKS dengan nggak punya malunya." "...." "Lo itu menyedihkan, Killa. Sangat menyedihkan. Gue selama ini cuma.... kasihan sama elo." "Barra, dada aku sakit." "See? Lo minta dikasihani lagi?" "Maaf." "Dan lo selalu mengatakan maaf biar lo semakin dikasihani." "Barra, kamu beneran mau aku pergi?" "Lo masih mau di sini? Nggak tahu diri banget. Habis ciuman sama suami orang, masih mau sama gue. Karena cuma gue yang bisa ngasih lo segalanya. Gue jijik sama elo." "Makasih, ya, udah mau jadi pacar Killa. Udah mau bahagiain Killa. Hehehe. Kita akhirnya pisah." "Gue nggak mau lihat lo lagi." "Hehehe." "...." "Barrabas Mahesa, makasih udah pernah jadi yang terbaik buat Killa." I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. Titik tertinggi mencintai adalah tahu diri untuk menerima sebuah kehilangan. "Barra, kenapa cara kamu mencintai aku kayak gini?" β€’ Demi kenyamanan Anda saat membaca, disarankan memfollow akun penulis terlebih dahulu. β€’ Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dalam cerita ini tanpa izin tertulis dari penulis. Semua yang ada dalam cerita ini murni hasil pikir penulis, maaf jika ada kesamaan nama, tempat, karakter, dan sebangsa itu. Selamat membaca!

More details
WpActionLinkContent Guidelines