Cerpen : Novel Dalam Kesedihan

Cerpen : Novel Dalam Kesedihan

  • WpView
    LECTURAS 46
  • WpVote
    Votos 21
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mar, nov 13, 2018
Raditya Anasty, seorang siswa yang bersekolah di SMA GIS02 Bekasi. biasa di panggil Radit. Radit memiliki Seorang Adik yang tidak suka dengan dunianya. Semenjak kehadiran orang yang ia suka di kehidupannya Radit malah melupakan adiknya. Penasaran ya sama cerita pendek ini, makanya di baca ya. Jangan lupa tingalin jejak dengan Vote dan comment ya. Terima Kasih.🌻💖
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • [1] When The Rain Stops
  • Terimakasih Ketosku
  • Bittersweet by Radit [COMPLETED]
  • 294 Days
  • RAQILLA  [End]
  • VITARADIT (Complete)
  • The Legatee : Dating Buat Ratri
  • Titik Nadir
  • Stay with me || Hate But Love-IDR [TAMAT]
  • Bucin Ala Al [END]

Jenius yang ternistakan oleh keluarganya sendiri bahkan dijadikan bahan bully teman sekolahnya, siapa yang menjalani kehidupan bak neraka itu? Adalah Radif Darmagada Putra yang hidupnya tak akan pernah tenang sebelum ia mengakhiri hidupnya sendiri dan menyesal mengapa dirinya mengiyakan ajakan malaikat untuk hidup di dunia. Semenjak Ibunya meninggal dunia, Ayah dan Bibinya pasti melampiaskan amarah mereka dengan memukul Radif layaknya ia adalah babu di rumah mereka yang terus melakukan kesalahan. Entah itu dipukul, dicambuk, dilempari gelas atau vas, atau badannya yang disiram air panas. Semua itu diterima oleh Radif dengan tekanan dan Radif begitu lelah. Namun setelah ia nekat bunuh diri, mengapa dirinya masuk ke dalam novel yang dulu pernah ia baca ketika gabut? Sialnya lagi kenapa ia menjadi peran figuran yang akan dibunuh oleh Bos geng motor terkenal di sekolahnya karena menyakiti si pemeran utama wanita, yang itu adalah hal tidak disengaja? Perasaan kesal dan rese yang membuncah pada dirinya membuatnya frustasi. Setidaknya ia masih memiliki otak jeniusnya yang dapat menghindari takdir semacam itu. Namun, ketika ia berusaha menghindari dari segala macam masalah yang akan menimpa dirinya, mengapa ada saja yang membuatnya kesal sampai ubun-ubun kepalanya? Kritik dan saran hanya diterima dengan penyampaian yang jelas tanpa emosi. Terima kasih.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido