Imperfection

Imperfection

  • WpView
    LECTURES 226
  • WpVote
    Votes 43
  • WpPart
    Chapitres 8
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication dim., janv. 13, 2019
Image sempurna yang melekat dalam diri Gwen, membuat gadis itu merasa tertekan. Sebab, rasanya ada batasan-batasan yang mengekang dirinya. Kecuali, saat Gwen bersama dengan para sahabatnya dan Madava. Lelaki pencinta alam itu, bernama Madava yang Gwen jumpai saat tangannya terluka dan Madava yang menolongnya karena disana dia berlaku sebagai anggota PMR. Pertemuan mereka terus berlanjut, seolah lelaki itu ditakdirkan sebagai hadiah dengan kejutan tak terduga yang hadir dalam hidup Gwen. Dari Madava, Gwen banyak belajar untuk menjadi dirinya sendiri tanpa memikirkan omongan banyak orang. Kesederhanaan Madava yang apa adanya tak dibuat-buat, membuat lelaki itu tampak manis di mata Gwen. Tak selamanya hadiah itu membawa kebahagiaan. Ada kalanya kekecewaan itu datang seperti hadiah yang tak pernah terduga.
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • ELGA
  • Paper Plane
  • Sayang
  • Kami Sahabat Sejati [COMPLETED]
  • ALMOST
  • Kelas A [End]
ELGA

Pria berbadan tinggi itu sekarang pindah sekolah di SMA Harapan bangsa dia adalah Nevin Elga Saputra , pria cuek diatasi rata rata bertemu dengan sahabat semasa kecilnya yang membuat setengah jiwanya dulu menghilang tetapi sekarang telah terobati dengan kehadirannya lagi tetapi apakah mereka akan saling bersama selamanya?. "Awww ,eh Lo kalo punya mata dipake dong gtau ada orang apa " memegang lutut meringis kesakitan " Kalo jalan pake kaki bukan pake mata ,kalo mata buat melihat bukan buat jalan" nyelonong masuk mengabaikan teriakan wanita yang ia tabrak " Gatau malu banget si Lo ,bukannya minta maaf apake gapunya mulut Lo ya?" Berkacak pinggang menatap kesall " Bacot " "Udah udah La jangan ditanggepin" kata Nabila sambil memegang sebelah tangan Lala Penasaran kan ceritanya gimana hehe:3 langsung cuss aja ya baca jangan lupa vomment hargai penulis mikir nya pusing :v

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu