MY BOY IS MY NEIGHBOR

MY BOY IS MY NEIGHBOR

  • WpView
    Reads 254
  • WpVote
    Votes 20
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Nov 27, 2018
semesta mempertemukan sepasang remaja sma yang menjalin hubungan percintaan, jarak dan tempat sangat mendukung hubungan mereka karena jarak tempat tinggal mereka hanya terpaut beberapa langkah saja. ya , mereka bertetangga dan aktif dalam satu organisasi remaja . memang benar, setiap hubungan pasti ada guncangan dan membuat sebelah pihak tersakiti . hubungan mereka tidak semulus alurnya, banyak sekali cemohan teman-teman nya yang tidak menyukai hubungan mereka. Terasa panas dan muak itulah yang di rasakan zara setiap Kali cemohan itu terdengar di telinganya. . " jangan dengerin omongan mereka, dia cuma iri dengan hubungan kita " ujar rayhan berbisik di telinga zara dan memeluk
All Rights Reserved
#64
neighbor
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LOSER'S HAPPINESS (END)
  • The Mistake of My Life
  • Untuk Oreo dan Kamu [OG]
  • Unforgettable, every second of it
  • M I N E
  • Something Impossible
  • Be My Lover [END]
  • Aderaga [ON GOING]
  • ARDILA & DINAR

Dunia ini semakin tua semakin keras. Semakin sulit untuk dijalani. Sama halnya seperti yang dialami oleh seorang remaja laki-laki yang dipaksa dewasa karna keadaan. Hidupnya terlalu berat, bebannya terlalu banyak hingga ia lupa caranya untuk tersenyum. Ia tidak memiliki siapapun didalam hidupnya, bodoh dalam hal pelajaran, buta dalam bersosialisasi, dan penampilannya yang sangat mendukung untuk dirundung membuatnya memiliki julukan "Mati segan hidup tak mau". Hingga suatu hari kehidupannya berubah saat ia bertemu seorang gadis yang senasib dengannya. Kehadirannya membuat senyuman tipis terukir lagi dibibirnya. Namun keadaan itu tidak bertahan lama setelah masalah besar hadir dikehidupan keduanya. Jujur ia sudah lelah dengan kehidupannya. Mungkin ini saatnya untuk seseorang dari dirinya mengambil keputusan terbesar.

More details
WpActionLinkContent Guidelines