Jalanan Menuju Pelaminan

Jalanan Menuju Pelaminan

  • WpView
    Reads 459
  • WpVote
    Votes 73
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadComplete Sun, Mar 31, 2019
*Kisah nyata* "lampu adalah alat penerangan dibumi tetapi Iman adalah Penerangan dihati dan kehidupan seseorang" gua adalah Rahmad Dhani anak jalanan yang hidupnya tanpa arah bisa dibilang orang yang tidak patut dicontoh, gua sama seperti pemuda zaman sekarang lainnya yang suka berpacaran, nongkrong, ikut-ikutan tawuran bahkan gua menyediakan teman-teman gua untuk bermabok-mabokan di dalam kamar gua. hidup gua berantakan, tetapi setelah itu gua sadar bahwa hidup tidak hanya untuk bersenang-senang tetapi ada kewajiban yang harus dilaksanakan. buat apa hidup tanpa arah dan tujuan, contohnya dibuat lampu tujuannya untuk memberikan penerangan begitu juga hidup. setelah beberapa lama gua hijrah akhirnya gua menemukan tulang rusuk gua awalnya gua menikah karena tantangan dan pada akhirnya Cinta tumbuh dengan sendirinya sesampai ke Pelaminan.
All Rights Reserved
#6
anakjalan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nadi - Naya Dimas [Sudah Terbit]
  • 𝐏𝐞𝐫𝐣𝐚𝐥𝐚𝐧𝐚𝐧 𝐌𝐞𝐧𝐮𝐣𝐮 𝐊𝐞𝐛𝐚𝐡𝐚𝐠𝐢𝐚𝐚𝐧
  • Couple Goals [Completed]
  • ANAFI  cinta atau takdir (on going)
  • Kisah Ku
  • CINTA UNTUK ALYA
  • Surat Untuk Takdir [ ON GOING ]
  • OBSESSIVE LOVE

"Kalo Nadi gua putus, gua mati Nay. Kalo kita putus, hati gua juga mati." "Emang kita pernah jadian?" "Oiya. Gua lupa." "Tapi kalo gua ga bisa buat lu luluh, Hati gua udah terlanjur lumpuh. Ga bisa bergerak, buat nyari tempat pulang. Bagi gua, lu rumah Nay. Meski lu rumah yang mungkin belum siap dihuni, gapapa. Gua tetep anggap lu sebagai rumah." "Lu ga boleh biarin hati lu lumpuh Mas. Hati lu harus tetep bergerak, berusaha mencari Rumah terbaik untuk lu pulang. Gua cuman takut, saat nanti lu masih nganggep gua rumah lu, dan lu mencari jalan pulang, ternyata gua udah di huni, Gua udah jadi rumah yang sudah berpemilik." Cover by: Pinterest.

More details
WpActionLinkContent Guidelines