Ekastungkara

Ekastungkara

  • WpView
    Membaca 8,762
  • WpVote
    Vote 1,093
  • WpPart
    Bab 200
WpMetadataReadLengkap Kam, Jan 17, 2019
WpInfo
Puisi
"Tentu saja sela-sela jemarimu adalah ruang tempat jemariku bersemayam. Tentu saja sepasang matamu adalah alun-alun luas yang diperuntukkan bagi rinduku untuk meneduh. Tentu jarak yang terbentang di kedua tanganmu adalah padang bagi tubuhku, kita saling berdekap, menyemai damai hangat. Tentu saja kamu adalah rumah tempatku berpulang." * * * * * Semua sajak yang ada di sini dipersembahkan untuk Leztari Septiani
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#7
kidung
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Suara Yang Tak Pernah Di Dengar
  • 31 Months for You (Revisi)
  • RUMAH KECIL ITU by : Plavana
  • (Bukan) Keluarga
  • Behind the Silence
  • BAGINDA & GESTARA {END} āœ“
  • Penantian di Penghujung Senja
  • ANTARA DOA DAN RASA
  • attention | 00 line

Di rumah itu, Shena tumbuh seperti bunga yang dipaksa mekar di tengah musim dingin. Suaranya tak pernah didengarkan, mimpinya dipatahkan sebelum sempat terbang, dan langkahnya selalu dikendalikan oleh bayang-bayang harapan yang bukan miliknya. Ayahnya membangun tembok dari ambisi, ibunya bersembunyi dalam diam, dan kakaknya bersinar terlalu terang hingga membuat Shena tampak seperti bayangan yang tak dianggap. Ia belajar menelan kecewa dalam senyap, menyembunyikan air mata di balik senyum yang terlatih. Dalam sepi yang menggema, Shena menemukan satu ruang di mana ia bisa bebas: menulis. Ia mencurahkan isi hati dalam baris-baris rahasia di blog tanpa nama-tempat di mana jeritannya tak perlu suara, tapi tetap bisa menyentuh hati yang terluka. Tulisannya mulai menyebar, dibaca dan dikagumi orang-orang asing yang tak tahu siapa dirinya. Namun saat rahasianya hampir terbongkar, Shena berdiri di persimpangan: tetap menjadi bayangan yang diam, atau berani menjadi suara dari luka yang selama ini dibungkam.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan