Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.
Ekastungkara

Ekastungkara

  • WpView
    Membaca 8,734
  • WpVote
    Vote 1,093
  • WpPart
    Bab 200
WpMetadataReadLengkap Kam, Jan 17, 2019
WpInfo
Puisi
"Tentu saja sela-sela jemarimu adalah ruang tempat jemariku bersemayam. Tentu saja sepasang matamu adalah alun-alun luas yang diperuntukkan bagi rinduku untuk meneduh. Tentu jarak yang terbentang di kedua tanganmu adalah padang bagi tubuhku, kita saling berdekap, menyemai damai hangat. Tentu saja kamu adalah rumah tempatku berpulang." * * * * * Semua sajak yang ada di sini dipersembahkan untuk Leztari Septiani
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#2
2027
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • LONELY
  • RUMAH KECIL ITU by : Plavana
  • Mahligai Sunyi
  • Suara Yang Tak Pernah Di Dengar
  • attention | 00 line
  • (Bukan) Keluarga
  • β€’ EUTANASIA β€’
  • Penantian di Penghujung Senja
  • ANTARA DOA DAN RASA
  • C L O S E R . [REVISI]
LONELY

Ketika seluruh dunia tidak peduli pada lukaku dan ketika dunia berpihak pada sang durjana, aku terdiam. "Kenapa?" tanyanya. Karena itu hanya khayalanku. Aku yang merasa terlalu baik. Saat semua hal adalah kejahatan dimataku. Saat aku menjadi membeku. Hatiku dan ragaku. Ketika hatiku terus berdebat, namun aku masih ditempat. Aku harus berjalan kemana? # 2 - kilasbalik (30-04-22) # 2 - sweetseventeen (19-05-22) # 10 - rain (23-08-22) # 15 - alone (20-08-22) [ Note: COMPLETE ] Β© sphprmtsr 2020

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan