Nada, Melodi, dan Aksara

Nada, Melodi, dan Aksara

  • WpView
    LECTURAS 43,855
  • WpVote
    Votos 2,971
  • WpPart
    Partes 25
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, jun 24, 2020
WpInfo
Ficción
Romance
Terima kasih telah bersedia memungut serpihan hatiku yang berserakan tak bernilai, merangkainya hingga kembali utuh. Terima kasih telah menjadi pelita di tengah jelagaku. Terima kasih karena telah mewakiliku menikmati indah pemandangan dunia. Dan terakhir, terima kasih telah bersedia membuat hatiku terpaut padamu. Meski akhirnya kaupergi, terima kasih, karena bersedia membawanya bersamamu. Karena jika bukan padamu, hatiku menolak untuk jatuh. Author's note: Mohon maaf bila kisah ini bukanlah romansa segitiga seperti yang pembaca bayangkan. Lebih dari itu, ini adalah kisah tentang melodi patah dalam balutan aksara yang gelisah. Mulai ditulis di Palembang, tanggal 15 November 2018. Oleh Silvia Rodiana, gadis pencipta karya remah-remah.
Todos los derechos reservados
#53
melodi
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • SINGGAH (Telah Terbit)
  • REGATHAN [END]
  • Ruang Diksi [Completed]
  • Aksara Tak Bertuan
  • REANA [SELESAI]
  • Cahaya [COMPLETED]
  • ZiAron [END]
  • Jika Kita Tak Pernah Jatuh Cinta
  • HALAI-BALAI | Antagonist Husband LENGKAP (SELESAI) TERBIT
  • EDAMAME [TAMAT]

WARNING!! SEBAGIAN PART TELAH DIHAPUS ___ Note: Sebelum baca, silahkan baca Ps. di bawah. Rank❣ #11 in Spiritual: 31/07/18 #14 in Chicklit: 31/07/18 ___ Aku bahagia. Sangat bahagia dalam kesendirian ini. Dengan begini aku bisa menikmati waktu yang kupunya dengan beribadah dan memeluk-Nya lebih erat lagi. - Ailani Khaliqa Rabani - Sudah terlambatkah bagiku untuk memperbaiki kesalahanku? Untuk memulainya dari awal? Meskipun kamu sangat terluka karenaku, bolehkah aku yang mengobatinya pula? - Arsakha Tsabit - Aku yang dulu membuatmu melupakan rasa sakitmu. Aku yang membuatmu nyaman dan seharusnya akulah tempatmu pulang nanti. - Fathiya Ardila - Aku mencintaimu karena Allah. Tidak peduli seberapa hancurnya dan seberapa banyak kepingan hatimu yang terluka, aku akan mengobatimu. Kamulah tempatku berpulang. - Arifatih Ismawan - Kamu bisa belajar mencintaiku setelah kita menikah nanti. - Sherly Eldifya - Juli, 2016 Regards, Selvania Nova Sidiqisma Ps.: Ada beberapa bab yang diprivate demi keamanan hak cipta, kalau mau baca silahkan follow dulu. Selesai baca, mau unfollow silahkan. Ini bukan ajang untuk cari followers, hanya bentuk perlindungan penulis terhadap karyanya. Selamat membaca, semoga bermanfaat. 😊

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido