Babak-Babak Drama

Babak-Babak Drama

  • WpView
    Reads 4,111
  • WpVote
    Votes 542
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 15, 2020
[status: on hold sampai waktu yang tidak ditentukan] (bagian pertama dari semesta ambawani) Dian tidak suka belajar. Dia tidak suka dipaksa duduk diam selama berwaktu-waktu, mendengarkan guru berbicara di depan kelas. Kalau bisa, dia enggan sekolah. Sekolah tidak menyenangkan, terutama jika sekolahnya seketat SMP Ambawani. Dia berangkat sekolah setiap hari karena Aa meyakinkannya terus-menerus untuk bertahan; meski di kelas, ia tertidur dan menyendiri saat waktu senggang. Dian tidak suka ikut bimbel. Namun yang Ibu lakukan adalah memaksanya masuk bimbel. Demi persiapan UNBK, katanya. Padahal saat SD, ia berhasil lulus juga tanpa bimbel, dengan nilai pas. Dian tidak mau jadi peneliti atau apapun yang berhubungan dengan IPA atau Matematika, jadi kalau nilainya kepala 4 harusnya Ibu tidak protes. Bimbel itu dan dunia sekitarnya bukan milik Dian. Rumah Oki adalah tempat untuk anak-anak yang tahu mau masuk SMA mana, kuliah jurusan apa, dan mengejar cita-citanya. Dian tidak punya semuanya. Tetapi, melihat Hagi yang matanya cerah saat berkutat dengan tumpukan soal olimpiade, hal pelik yang ia rela lakukan karena ia suka; melihat Hagi tertawa dikelilingi adik kelas yang memandangnya sebagai kakak-ketemu-gede, Dian juga mau. Dian ingin tahu rasanya menjalani hal yang ia suka. Yang ia cintai. Bukan yang Ibu cintai. Dian ingin tahu, rasanya punya teman. Yang tertawa dan menangis bersamanya. Anak perempuan itu sungguh ingin tahu.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • VERSUS [SELESAI]
  • Arah Yang Selaras Lagi Berpelangi
  • Diary Ayra: Cerita Cinta SMA
  • Aku Sahabatmu(Tahap Revisi)
  • RE-SILIENCE (END)
  • DIFFERENT TWINS [ END ]
  • Tolong, Pulang
  • KOST SKANDAL
  • Oranye Di Langit Senja
  • reminisce before I go

Cerita ini mengikuti perjalanan beberapa anak remaja ambisius, Vano Mahendra Dinata, yang hidup dalam dunia yang penuh dengan persaingan sengit. Vano memiliki impian besar untuk sukses dalam karier atau pencapaian tertentu, namun di sepanjang jalan, ia menemui berbagai tantangan dan cobaan yang menguji integritasnya. Awalnya, Vano bertekad untuk mencapai cita-citanya dengan cara apa pun. Namun, seiring waktu, ia mulai menyadari bahwa ambisi yang tinggi tidak selalu sejalan dengan nilai-nilai dan prinsip-prinsip yang ia pegang. Ketika persaingan semakin memanas, Karel harus memilih antara mengikuti jalan pintas yang tidak bermoral atau mempertahankan integritasnya meskipun mungkin itu akan menghambat jalannya menuju sukses. Sementara itu dalam perjalanan hidupnya, Karel Danendra Arkananta juga menemukan cinta dan kekeluargaan yang memberinya kekuatan dan arah baru. Kisah romantisnya tidak hanya menggambarkan hubungan yang manis, tetapi juga menghadirkan konflik dan kompromi yang perlu dihadapi dalam menjalani hubungan yang sehat dan bahagia. Persaingan di dunia sekitarnya tidak hanya melibatkan rivalitas, tetapi juga persahabatan yang berharga. Vano Mahendra Dinata belajar bahwa kadang-kadang kerjasama dan dukungan dari teman-teman adalah kunci untuk mencapai tujuan, meskipun terkadang mereka juga menjadi saingan dalam perlombaan menuju puncak. Dengan berbagai pertempuran batin dan eksternal, Karel Danendra Arkananta tumbuh menjadi pribadi yang lebih kuat dan bijaksana. Ia belajar bahwa keberhasilan sejati bukan hanya tentang mencapai tujuan yang diinginkan, tetapi juga tentang bagaimana cara ia mencapainya dan siapa dirinya dalam prosesnya. Cerita ini menggabungkan elemen-elemen dramatis dari ambisi, persaingan, persahabatan, dan percintaan untuk menunjukkan kompleksitas kehidupan remaja yang berusaha menemukan jati diri dan arti dari impian mereka. Jangan lupa follow ya @journalisfan

More details
WpActionLinkContent Guidelines