Can I Be Happy??

Can I Be Happy??

  • WpView
    Membaca 11
  • WpVote
    Vote 0
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadDewasaLengkap Kam, Nov 15, 2018
WpInfo
Fiksi
Romansa
-"Hey bodoh! menyerahlah, atau lo bakal nyesel!" -"Ga akan pernah gue lakuin, di kamus gue ga ada kata menyerah!" -"serah lo! yang penting gue udah kasih saran buat lo, gue ga tanggung jawab kalo nantinya lo bakal nyesel juga..!dasar egois.!!" -".........." kini ia menundukkan kepalanya dan tak tau harus menjawab apa lagi. -"sekarang pikirin lagi kata-kata gue barusan, sorry gue masih banyak urusan." Gadis itupun melangkah menjauh darinya. Kini tatapan nya benar-benar kosong setelah kepergian gadis yang baru saja membentaknya. [NB:cerita ini mengandung lgbt (18+) maaf tidak di sarankan untuk homophobic sekian dan terimakasih]
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Soal Rasa 2
  • Atha,That's Her Name (gxg)
  • Standing With You (gxg) (completed)
  • Crush
  • I'm Under Your Spell [END]
  • Gajelas(chanbaek)(gs)END✔✔
  • Afeksi
  • PACAR CUEK

Aku kira ini telah berakhir dengan bahagia. Tapi ternyata aku salah, aku harus mendapatkan sakit lagi setelah ini. _ Jelza menarik nafas dan menghembuskannya. "Aku tau kamu bersama seseorang akhir-akhir ini, dan ku rasa mungkin kamu mencintainya. Cinta di hati kamu sudah tidak untuk ku lagi Nev. Jika kamu mencintai ku, kamu tidak akan mengeluarkan kata-kata yang mungkin menyakiti hatiku. Aku membutuhkan kamu. Tapi kamu yang dulu, bukan kamu yang sekarang" "Gak ada Jel, aku gak sama siapa-siapa" "Feeling wanita gak pernah salah. Kalau kamu benar sekarang buka handphone kamu" "Jel, itu privasi ku" "Ya aku tau. Tapi mari kita lihat apa kamu berkata jujur atau kah tidak?" Neva tidak tau harus berbuat apa-apa lagi, lantaran di handphone miliknya, ada berbagai macam pesan antara dia dan Haikal yang sudah melewati batasan sebagai seorang teman. Jelza lantas tersenyum ke arah Neva, dan segera berjalan melalui Neva. Tapi tangannya sedetik kemudian di tahan oleh Jelza, "Aku memang sedang bersama seseorang, baru memulai, awalnya kami hanya berteman. Makin kesini perasaan itu bertumbuh begitu saja, tapi aku masih mencintai kamu Jel" Tanpa membalas Neva, air mata Jelza mengalir membasahi pipi. Dia menahan sakit yang begitu luar biasa. Tidak menyangka, dia akan merasakan hal ini kembali. Dengan semua restu yang di dapatkan pada hubungan mereka, ternyata tidak cukup bagi seorang Neva. _**

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan