CINTA DI SECANGKIR KOPI

CINTA DI SECANGKIR KOPI

  • WpView
    Lecturas 29
  • WpVote
    Votos 4
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, nov 15, 2018
WpInfo
Ficción
Romance
17+ Ada "Cinta di Secangkir Kopi ?", emang nya ada ?, mana mungkin ?. Mungking begitulah kalimat yang paling tidak mereka katakan, kepada ku. Ohhh... Hay, salam kenal dariku, perkenalkan Aku "Rama", aku seorang barista di sebuah Coffee Shop, para penikmat Coffee-ku mayoritas adalah para wanita remaja, karna mereka menganggapku seseorang yang romantis, kata pelanggan-ku sih. Namun kenyataan yang ada tak begitu, tak banyak hal yang mereka ketahui tentangku, hidup-ku, dan juga diriku sendiri. Betapa indah nya ketika 2 insan yang berbeda saling bertemu, dan tak akan berpisah karena begitu sulit nya untuk menyatu. Hingga pada saat itu..... ******* WARNING ! Alangkah baiknya, pembaca yang budiman harap anda menyediakan tisu terlebih dahulu.
Todos los derechos reservados
#377
coffee
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Bukan Stalker [TAMAT]
  • Cafetaria story (End)
  • Kopi & Deadline (On Going)
  • CAPPUCCINO
  • Gue, Matcha dan si Mantan Stalker
  • I Latte You
  • Padi & Jagung✓
  • The Journey of Miss What (completed)
  • I Can't See You

Ketika lelaki yang ia cintai menolak pernyataan cintanya, Caca bertekad untuk menaklukkan hati lelaki itu. Lagipula, sebelum janur kuning melengkung, kesempatan cinta masih ada meskipun Edgar sudah memiliki kekasih. * * Caca, seorang cewek kelas XII SMA, diam-diam telah jatuh hati kepada sosok Edgar, barista sekaligus pemilik cafe tempat ia dan teman-temannya sering nongkrong. Meski ia tahu bahwa Edgar sudah memiliki Alisa di sisinya, Caca bersikeras untuk mendapatkan hati cowok itu. Awalnya Edgar hanya menganggap Caca sebagai adik dan pengunjung cafe namun dengan berjalannya waktu, ia mulai merasakan ada sesuatu dalam diri gadis itu yang menarik perhatiannya. Dan ketika Caca akhirnya memutuskan untuk move on, justru Edgarlah yang tidak rela dan mulai merindukan gadis yang bersikap seperti bocah dan selalu tidak mau kalah itu. Apakah ini berarti cinta Caca tidak bertepuk sebelah tangan? Lalu apa yang akan terjadi jika Alisa menyadari sikap pacarnya yang mulai berubah itu?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido