Aku Bukan Maryam

Aku Bukan Maryam

  • WpView
    Reads 4,641
  • WpVote
    Votes 317
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jun 20, 2020
⚠Spiritual-Romance 15+ Jadwal update setiap hari Minggu -------- Ini bukanlah kisah Maryam yang Allah jamu dengan berbagai buah-buahan yang manis. Ini adalah kisah iblis yang membelenggu diri dengan hal manis yang berakhir tragis. Zuri tak pernah menyangka bahwa di hari pernikahannya ia harus bersanding dengan tubuh yang telah terbujur kaku. Calon suaminya... telah meninggal. Apa yang ditinggalkan sang calon suami yang telah tiada padanya? Cinta? Tentu. Buah cinta. Kejadian keji itu, berhasil sudah jungkir balikan kehidupan Zuri. Begitu romantisnya Allah, mengambil apa yang mencintainya dengan apa yang dicintainya. Walau sukanya berselimut duka. Tetapi, satu hal yang pasti; setiap kejadian memiliki alasan. Pic: Pinterest Edit: Canva
All Rights Reserved
#278
mba
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • NAJWA (Ketika Hati Memilih) ✓
  • Akhir Kisah [SELESAI]
  • Episode Kedua (Sudah Terbit)
  • Meraih Surga Bersamamu [SELESAI]
  • Ternyata Kamulah Lauhul Mahfudz Ku
  • SYAQIL (Kuliah Tapi Nikah) || TERBIT✓
  • Dear Mas Ali (Sudah Terbit)
  • Takdir untuk Arana [SELESAI] ✔️
  • 𝐀𝐁𝐎𝐔𝐓 𝐈𝐌𝐀𝐌 (ON GOING)
  • Our Journey To Love

Bagi Najwa, pernikahan adalah sebuah ikatan suci. Di dalamnya terdapat komitmen dan tanggung jawab. Saat ijab kabul telah terucap, maka lelaki yang menyebut namanya dalam satu tarikan napas itu, adalah surganya saat ini. Bagi Riski, pernikahan adalah caranya memuliakan wanita yang dia cintai. Menjaga fitrahnya rasa yang hadir, agar tetap berada dalam keridaan Sang Ilahi. Menata indahnya masa depan dalam satu visi dan misi. Namun, dapatkah cinta terus bertahan dalam sebuah mahligai suci? Bagaimana jika cobaan datang silih berganti, menguji kekuatan cinta itu sendiri? Bagaimana pula jika di tengah kemelutnya hati, cinta baru hadir memberi pilihan, membuka jalan untuk bahagia dengan cara yang berbeda? Akankah dua insan yang telah terikat dalam hubungan sakral itu mampu bertahan, meski saling tersakiti? Atau ... keduanya malah memilih untuk menyambut cinta yang baru dan membebaskan diri agar sama-sama bahagia? ________________________________________ 19 Agustus 2020 @zazadaisilova

More details
WpActionLinkContent Guidelines